Pertolongan pertama pada bisul kecil ketiak anda
Jumat, 12 Juli 2019 9:13 WIB
Ahli dermatologi dari PERDOSKI, dr Melyawati Hermawan, SpKK di Jakarta, Kamis (11/7/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)
Jakarta (ANTARA) - Jika area ketiak Anda mengalami bruntusan atau muncul bisul kecil sesusai menggunakan produk deodoran, Anda perlu menghentikan penggunaan produk penghilang bau badan itu.
"Berhentikan (pemakaian produk) dulu. Biarkan kulit pulih dulu selama beberapa minggu," ujar ahli dermatologi dari Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Melyawati Hermawan di Jakarta, Kamis.
Menurut dokter yang akrab disapa Mely itu, bruntusan menjadi pertanda kulit tidak nyaman dengan produk deodoran yang digunakan.
Selain bruntusan, Anda juga perlu memerhatikan kondisi ketiak. Apakah terasa gatal, panas, hingga warna kulit merah bahkan hitam? Jika iya, berarti kulit Anda mengalami iritasi dan bisa jadi tergolong kulit sensitif.
Pada kulit yang sensitif, peradangan lebih mudah terjadi. Anda sebaiknya pilih produk yang tidak mengandung parfum, paraben, lanolin dan propylene glycol karena memicu iritasi.
"(Kandungan) parfum paling sering menimbulkan iritasi, efek terbakar kalau terlalu kuat kandungannyya. Tetapi memang keluhan orang berbeda-beda," kata Mely.
"Berhentikan (pemakaian produk) dulu. Biarkan kulit pulih dulu selama beberapa minggu," ujar ahli dermatologi dari Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Melyawati Hermawan di Jakarta, Kamis.
Menurut dokter yang akrab disapa Mely itu, bruntusan menjadi pertanda kulit tidak nyaman dengan produk deodoran yang digunakan.
Selain bruntusan, Anda juga perlu memerhatikan kondisi ketiak. Apakah terasa gatal, panas, hingga warna kulit merah bahkan hitam? Jika iya, berarti kulit Anda mengalami iritasi dan bisa jadi tergolong kulit sensitif.
Pada kulit yang sensitif, peradangan lebih mudah terjadi. Anda sebaiknya pilih produk yang tidak mengandung parfum, paraben, lanolin dan propylene glycol karena memicu iritasi.
"(Kandungan) parfum paling sering menimbulkan iritasi, efek terbakar kalau terlalu kuat kandungannyya. Tetapi memang keluhan orang berbeda-beda," kata Mely.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Petugas gagalkan penyelundupan narkoba berbungkus deodoran ke Rutan Bandung
23 June 2020 14:59 WIB, 2020
Atasi masalah kulit kering sensitif dengan "skincare" berbahan pir
13 September 2022 12:04 WIB, 2022
Kulit sensitif tak halangi pakai perhiasan, ini kiat hindari iritasi
12 February 2022 18:56 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB
Unsri dan KKP terapkan teknologi IoT untuk pembenihan ikan betok di Palembang
15 August 2026 21:00 WIB