Tiga orang tewas akibat kecelakaan di Rejang Lebong
Selasa, 28 Mei 2019 20:08 WIB
Kondisi kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Rejang Lebong yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia, Selasa (28/5). (Foto Antarabengkulu.com)
Bengkulu (ANTARA) - Kecelakaan lalu lintas menelan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel, tepatnya di Kelurahan Air Duku, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Senin dan Selasa (27-28/5) sekitar pukul 24.00 dan 03.00 WIB.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika saat meninjau lokasi kecelakaan, Selasa, mengatakan kasus lakalantas tersebut terjadi dalam dua kasus di lokasi yang sama dengan melibatkan tiga kendaraan, di mana terjadi hanya berselang beberapa jam setelah kasus pertama pada Senin malam (27/5) sekitar pukul 24.00 WIB, dan kejadian kedua Selasa (28/5) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kasus kecelakaan ini ada dua TKP. Kejadian pertama truk tronton dari arah Lubuklinggau, kemudian kita duga mengalami rem blong kemudian menabrak rumah dan mengakibatkan sopirnya meninggal dunia terjepit, serta kenek luka berat, termasuk juga menyebabkan dua orang anak di dalam rumah itu mengalami luka," jelasnya.
Belum selesai melakukan proses evakuasi truk tronton pelat BK 9274 EB yang membawa alat berat (exavator) yang datang dari arah Kota Lubuklinggau menuju Kota Curup tersebut kata dia, datang satu kendaraan dari arah Kota Lubuklinggau menuju Kota Curup dengan kecepatan tinggi.
"Saat diberikan aba-aba untuk mengurangi kecepatan tetapi tidak dihiraukan, sehingga kemudian menabrak truk yang akan mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan pertama kalinya. Akibatnya tabrakan ini kendaraannya meledak dan terbakar, kemudian menyebabkan dua orang meninggal dunia di TKP," tambah dia.
Untuk itu pihaknya kata dia, saat ini akan melakukan evakuasi tiga bangkai kendaraan sehingga tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan lintas penghubung Provinsi Bengkulu dengan Sumsel itu.
Sejauh ini pihaknya masih melakukan identifikasi kendaraan jenis Grand Max pelat B 1732 UVH yang habis terbakar, termasuk dua orang di dalamnya yang bertindak sebagai sopir dan kenek, mengingat kondisi jenazahnya hangus terbakar sehingga belum diketahui identitas keduanya.
"Saat ini semua korbannya yang kecelakaan pertama dan kedua semuanya di kamar jenazah RSUD Curup. Untuk yang dua korban terbakar ini masih mister x, karena semuanya habis terbakar," urainya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Rejang Lebong AKP Henriyanto P Hutasoit menambahkan, korban meninggal dunia dalam kasus kecelakaan pertama adalah Ilham Ramadhan (35), alamat Dusun Delima, Desa Beringin, Sumut. Kemudian kernetnya Boby Pasma (21) alamat Perbaungan, Sumut, mengalami patah kaki sebelah kanan.
Sedangkan dua orang yang berada di dalam warung bakso dan konter HP yakni M Piter (9) dan Depo Sanjaya (15) mengalami luka memar, akibat tertimpa bangunan yang ditabrak kendaraan tronton.***2***
Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika saat meninjau lokasi kecelakaan, Selasa, mengatakan kasus lakalantas tersebut terjadi dalam dua kasus di lokasi yang sama dengan melibatkan tiga kendaraan, di mana terjadi hanya berselang beberapa jam setelah kasus pertama pada Senin malam (27/5) sekitar pukul 24.00 WIB, dan kejadian kedua Selasa (28/5) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kasus kecelakaan ini ada dua TKP. Kejadian pertama truk tronton dari arah Lubuklinggau, kemudian kita duga mengalami rem blong kemudian menabrak rumah dan mengakibatkan sopirnya meninggal dunia terjepit, serta kenek luka berat, termasuk juga menyebabkan dua orang anak di dalam rumah itu mengalami luka," jelasnya.
Belum selesai melakukan proses evakuasi truk tronton pelat BK 9274 EB yang membawa alat berat (exavator) yang datang dari arah Kota Lubuklinggau menuju Kota Curup tersebut kata dia, datang satu kendaraan dari arah Kota Lubuklinggau menuju Kota Curup dengan kecepatan tinggi.
"Saat diberikan aba-aba untuk mengurangi kecepatan tetapi tidak dihiraukan, sehingga kemudian menabrak truk yang akan mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan pertama kalinya. Akibatnya tabrakan ini kendaraannya meledak dan terbakar, kemudian menyebabkan dua orang meninggal dunia di TKP," tambah dia.
Untuk itu pihaknya kata dia, saat ini akan melakukan evakuasi tiga bangkai kendaraan sehingga tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan lintas penghubung Provinsi Bengkulu dengan Sumsel itu.
Sejauh ini pihaknya masih melakukan identifikasi kendaraan jenis Grand Max pelat B 1732 UVH yang habis terbakar, termasuk dua orang di dalamnya yang bertindak sebagai sopir dan kenek, mengingat kondisi jenazahnya hangus terbakar sehingga belum diketahui identitas keduanya.
"Saat ini semua korbannya yang kecelakaan pertama dan kedua semuanya di kamar jenazah RSUD Curup. Untuk yang dua korban terbakar ini masih mister x, karena semuanya habis terbakar," urainya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Rejang Lebong AKP Henriyanto P Hutasoit menambahkan, korban meninggal dunia dalam kasus kecelakaan pertama adalah Ilham Ramadhan (35), alamat Dusun Delima, Desa Beringin, Sumut. Kemudian kernetnya Boby Pasma (21) alamat Perbaungan, Sumut, mengalami patah kaki sebelah kanan.
Sedangkan dua orang yang berada di dalam warung bakso dan konter HP yakni M Piter (9) dan Depo Sanjaya (15) mengalami luka memar, akibat tertimpa bangunan yang ditabrak kendaraan tronton.***2***
Pewarta : Nur Muhamad
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
16 orang tewas akibat tabrakan maut bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara
06 May 2026 15:59 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB