KM Sinar Maros terbakar di Merauke, dua ABK meninggal saat
Kamis, 16 Mei 2019 20:19 WIB
KM Sinar Maros, Kamis (16/5) terbakar di pelabuhan rakyat Kelapa V Merauke hingga menyebabkan dua abknya meninggal dan api juga menjalar serta menghanguskan KM Samudra Jaya yang berada disampingnya dan sempat menjalar ke KM.Sabuk Nusantara 45 namun berhasil dipadamkan. (Dok.Polres Merauke)
Jayapura (ANTARA) - Dua anak buah kapal (abk) meninggal akibat terbakarnya kapal motor (KM) Sinar Maros, di pelabuhan rakyat Kelapa V Merauke, Provinsi Papua, Kamis.
Direktur Polisi Air Polda Papua Kombes Bambang Karjanto kepada Antara di Jayapura, Kamis malam, mengakui dari laporan yang diterima terungkap kebakaran tersebut berawal saat abk melakukan pengisian bahan bakar ke KM.Sinar Maros.
Saat pengisian, tiba-tiba terjadi ledakan yang menyebabkan kebakaran hingga menghanguskan kapal tersebut serta kapal KM Samudra Jaya yang berada di sampingnya.
Api juga sempat menjalar ke KM Sabuk Nusantara 45 yang bersandar di dekat KM Samudra Jaya namun berhasil dipadamkan sebelum menghanguskan seluruh kapal, kata Kombes Bambang.
Dia mengungkapkan kebakaran tersebut memakan dua korban jiwa tewas, yakni adalah Saharudin dan Nirwan, sedangkan dua abk lainnya hingga kini belum diketahui nasibnya, yakni Sandi dan Gustam, sementara dua lainnya selamat, yaitu Irfan dan Irwan.
Tim SAR gabungan mengevakuasi para korban dengan menggunakan perahu motor milik polair dan pencaharian dua abk yang belum ditemukan akan dilanjutkan Jumat (17/5) oleh tim sar gabungan, kata Bambang.
“Mudah-mudahan kedua korban bisa segera ditemukan,” harap Kombes Bambang.
Direktur Polisi Air Polda Papua Kombes Bambang Karjanto kepada Antara di Jayapura, Kamis malam, mengakui dari laporan yang diterima terungkap kebakaran tersebut berawal saat abk melakukan pengisian bahan bakar ke KM.Sinar Maros.
Saat pengisian, tiba-tiba terjadi ledakan yang menyebabkan kebakaran hingga menghanguskan kapal tersebut serta kapal KM Samudra Jaya yang berada di sampingnya.
Api juga sempat menjalar ke KM Sabuk Nusantara 45 yang bersandar di dekat KM Samudra Jaya namun berhasil dipadamkan sebelum menghanguskan seluruh kapal, kata Kombes Bambang.
Dia mengungkapkan kebakaran tersebut memakan dua korban jiwa tewas, yakni adalah Saharudin dan Nirwan, sedangkan dua abk lainnya hingga kini belum diketahui nasibnya, yakni Sandi dan Gustam, sementara dua lainnya selamat, yaitu Irfan dan Irwan.
Tim SAR gabungan mengevakuasi para korban dengan menggunakan perahu motor milik polair dan pencaharian dua abk yang belum ditemukan akan dilanjutkan Jumat (17/5) oleh tim sar gabungan, kata Bambang.
“Mudah-mudahan kedua korban bisa segera ditemukan,” harap Kombes Bambang.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
APP Group mengangkat peran korporasi dalam aksi iklim pada CEO Talks COP30
11 November 2025 19:57 WIB
299 petani Aceh raih Sertifikasi RSPO, didukung oleh inisiatif petani Sinar Mas Agribusiness and Food
06 November 2025 16:49 WIB
Saat semangat bertemu peluang, PT Sawit Mas Sejahtera dukung bakat talenta kuliner daerah
29 October 2025 19:03 WIB
PT Bumi Andalas Permai perkuat infrastruktur jalan di wilayah Air Sugihan Ogan Komering Ilir
08 October 2025 16:33 WIB
APP Group luncurkan platform keberlanjutan baru 'Regenesis', komitmen alokasikan 30 juta dolar per tahun untuk konservasi dan restorasi hutan
10 September 2025 16:03 WIB
PT Bumi Andalas Permai berikan edukasi bahaya karhutla ke siswa SD Filial Sungai Kong Kabupaten OKI
20 August 2025 18:01 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB