Inacraft targetkan transaksi Rp149 miliar
Selasa, 23 April 2019 13:14 WIB
Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Gusmardi Bustami (kiri), dan Duta Besar Maroko Ouadia Benabdellah (kanan) dalam jumpa pers tentang penyelenggaraan Inacraft 2019 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (23/4/2019). (ANTARA/M Razi Rahman)
Jakarta (ANTARA) - Penyelenggara Pameran Dagang Kerajinan Internasional (Inacraft) menargetkan transaksi ritel hingga sebanyak Rp149 miliar serta kontrak dagang sebesar 13 juta dolar AS
"Harapan kami selama penyelenggaraan pameran adalah pengunjung sebanyak 200.000 orang, transaksi retail Rp149 miliar, serta kontrak dagang sebesar 13 juta dolar AS selama lima hari penyelenggaraan," kata Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Gusmardi Bustami di Jakarta, Selasa.
Gusmardi Bustami memaparkan, penyelenggaraan Inacraft sudah dimulai sejak 1999, dan saat ini adalah penyelenggaraan yang ke-21 kali.
Ia menuturkan, Inacraft ke-21 ini akan mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai ikon pameran.
Peserta dari pameran yang bertema sentral "From Smart Village to Global Market" itu kurang lebih sebanyak 1.700 peserta, yang terdiri 26 persen dari dinas-dinas daerah, 9 persen dari kementerian/BUMN, dan sisanya 66 persen adalah dari peserta individu atau perseorangan.
Keistimewaan lainnya adalah dalam pelaksanaan Inacraft 2019 kali ini adalah untuk pertama kali hadir Paviliun Luar Negeri yaitu dari Maroko.
Maroko yang hadir sebagai Negara Kehormatan Inacraft 2019 itu didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kerajinan, dan Sosial-Ekonomi dari Negeri Maghribi itu.
Produk kerajinan dan keragaman budaya dari Maroko itu akan menempati sekitar 216 meter persegi di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), 24-28 April 2018.
Pada tahun ini pula selain Maroko, ada juga sejumlah negara sahabat yang akan ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Jepang, Polandia, Pakistan dan Hongkong.
Pameran kerajinan nasional berskala internasional yang akan dihadiri oleh 1.000 buyer dari sekitar 60 negara itu akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
"Harapan kami selama penyelenggaraan pameran adalah pengunjung sebanyak 200.000 orang, transaksi retail Rp149 miliar, serta kontrak dagang sebesar 13 juta dolar AS selama lima hari penyelenggaraan," kata Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Gusmardi Bustami di Jakarta, Selasa.
Gusmardi Bustami memaparkan, penyelenggaraan Inacraft sudah dimulai sejak 1999, dan saat ini adalah penyelenggaraan yang ke-21 kali.
Ia menuturkan, Inacraft ke-21 ini akan mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai ikon pameran.
Peserta dari pameran yang bertema sentral "From Smart Village to Global Market" itu kurang lebih sebanyak 1.700 peserta, yang terdiri 26 persen dari dinas-dinas daerah, 9 persen dari kementerian/BUMN, dan sisanya 66 persen adalah dari peserta individu atau perseorangan.
Keistimewaan lainnya adalah dalam pelaksanaan Inacraft 2019 kali ini adalah untuk pertama kali hadir Paviliun Luar Negeri yaitu dari Maroko.
Maroko yang hadir sebagai Negara Kehormatan Inacraft 2019 itu didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kerajinan, dan Sosial-Ekonomi dari Negeri Maghribi itu.
Produk kerajinan dan keragaman budaya dari Maroko itu akan menempati sekitar 216 meter persegi di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), 24-28 April 2018.
Pada tahun ini pula selain Maroko, ada juga sejumlah negara sahabat yang akan ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Jepang, Polandia, Pakistan dan Hongkong.
Pameran kerajinan nasional berskala internasional yang akan dihadiri oleh 1.000 buyer dari sekitar 60 negara itu akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Pewarta : M Razi Rahman
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dukung Apel Akbar Satlinmas, Bank Sumsel Babel raih penghargaan khusus Pemprov Sumsel
30 August 2026 16:58 WIB
Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina PHR Zona 4 salurkan 4.000 paket sembako murah di Sumsel
17 August 2026 20:19 WIB
Komisaris utama Pertamina apresiasi kinerja dan kesiapan Kilang Plaju sebagai pelopor energi hijau
24 July 2026 20:22 WIB
Bank Sumsel Babel dukung Pemprov Sumsel wujudkan "Health Tourism" berkelas nasional
06 July 2026 8:14 WIB
FEB Universitas Tridinanti dan ANTARA edukasi mahasiswa cara bijak manfaatkan AI
11 June 2026 16:06 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB