Palembang (ANTARA News Sumsel) - Presiden Joko Widodo mengenakan topi khas Palembang tanjak songket saat menghadiri silaturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sumatera Selatan.

Begitu tiba dari Lampung usai kunjungan kerja, Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju kediaman tokoh masyarakat Sumsel Kms H Abdul Halim Ali di daerah Ilir Timur, Sumsel, Sabtu malam sekitar pukul 21.45 WIB.

Jokowi dalam kapasitasnya sebagai calon presiden nomor urut 01 tiba di tempat acara bertajuk Silaturahmi Ir H Joko Widodo dengan Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se-Sumatera Selatan itu.

Di tempat itu telah menanti setidaknya 2.200 para santri dan masyarakat dari berbagai wilayah di sana. Antusiasme masyarakat yang hadir langsung terasa saat Jokowi tiba di tempat acara, hadirin yang semula duduk seketika berdiri dan mengambil foto-foto dengan kamera ponselnya.

Di kediaman Kms H Abdul Halim Ali yang berada di lahan seluas 6 ha itu, Jokowi tampak tampil beda dengan mengenakan topi khas Palembang warna dominan merah dengan benang emas.

Pada kesempatan itu hadir Abdul Kadir Karding (politisi PKB), ulama dan pendakwah Syekh Ali Jaber, Ketua Tim Kampanye Nasional, Erick Thohir Erick, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, Kepala Kepolisian, Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dan Koordinator Staf Kepresidenan, Teten Masduki.

Selaku tuan rumah, KH Abdul Halim Ali, di graha miliknya yang kapasitas tampungnya hingga 1.500 orang, itu mengatakan sangat senang dengan kehadirian Jokowi.

"Kita sama-sama anak petani, jadi di sini saya alhamdulillah saya bisa membantu kepada ulama-ulama," kata pria yang telah membuka lapangan kerja kepada lebih dari 1.000 orang masyarakat Palembang itu.

Acara itu ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Syekh Ali Jaber. Sebelum berkunjung ke Palembang, Jokowi menjalankan serangkaian agenda di Lampung selama dua hari dan tiba di Palembang sekitar pukul 21.00 WIB.

 

Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Erwin Matondang
Copyright © ANTARA 2024