"Air Stike" batal dirilis sete;aj kasus bingbing
Kamis, 18 Oktober 2018 13:23 WIB
Bruce Willi. (MediaPunch/REX/Shutterstock)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Rilis film drama perang "Air Stike" yang dibintangi Bruce Willis dan sejumlah bintang China dibatalkan setelah sempat ditunda karena kasus penggelapan pajak yang membelit Fan Bingbing.
Pembatalan rilis "Air Strike" ini diumumkan oleh sang sutradara Xiao Feng melalui akunnya di media sosial China Weibo, sebagaimana dilaporkan China Film Insider, dikutip Kamis.
Film perang ini dibintangi aktor kawakan Bruce Willis, bersama Liu Ye, Nicolas Tse, dan Fan Bingbing.
Sejak proyek film ini diluncurkan serangkaian skandal telah mewarnainya. Film ini awalnya ditetapkan akan dirilis Agustus lalu, tetapi dijadwalkan ulang menjadi 26 Oktober ini setelah Fan Bingbing dituduh menggelapkan pajak.
Tetapi, kabar mengejutkan datang menjelang tanggal rilis internasionalnya. Sutradara Xiao Feng mengumumkan pembatalan rilis film itu, Rabu kemarin.
Fan Bingbing yang juga membintangi film "X-Man: Days of Future Past" telah dituduh menggelapkan pajak sehingga ia berhutang kepada negara senilai total 130 juta dolar dan harus segera dibayarkan kepada pemerintah China.
Fan Bingbing sempat dikabarkan menghilang dari publik secara misterius dan menjadi pembicaraan di media dunia. Bingbing kemudian muncul tidak lama setelah pemerintah China mengumumkan bahwa ia terlibat dalam penggelapan pajak.
Pembatalan rilis "Air Strike" ini diumumkan oleh sang sutradara Xiao Feng melalui akunnya di media sosial China Weibo, sebagaimana dilaporkan China Film Insider, dikutip Kamis.
Film perang ini dibintangi aktor kawakan Bruce Willis, bersama Liu Ye, Nicolas Tse, dan Fan Bingbing.
Sejak proyek film ini diluncurkan serangkaian skandal telah mewarnainya. Film ini awalnya ditetapkan akan dirilis Agustus lalu, tetapi dijadwalkan ulang menjadi 26 Oktober ini setelah Fan Bingbing dituduh menggelapkan pajak.
Tetapi, kabar mengejutkan datang menjelang tanggal rilis internasionalnya. Sutradara Xiao Feng mengumumkan pembatalan rilis film itu, Rabu kemarin.
Fan Bingbing yang juga membintangi film "X-Man: Days of Future Past" telah dituduh menggelapkan pajak sehingga ia berhutang kepada negara senilai total 130 juta dolar dan harus segera dibayarkan kepada pemerintah China.
Fan Bingbing sempat dikabarkan menghilang dari publik secara misterius dan menjadi pembicaraan di media dunia. Bingbing kemudian muncul tidak lama setelah pemerintah China mengumumkan bahwa ia terlibat dalam penggelapan pajak.
Pewarta : Suryanto
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Vina Panduwinata dan Ardhito Pramono pukau penonton di Konser 52 Tahun Erros Djarot
26 April 2026 8:48 WIB
Joko Anwar ungkap makna baju tahanan kuning sebagai simbol harapan di Film Ghost in the Cell
10 April 2026 7:47 WIB
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Vina Panduwinata dan Ardhito Pramono pukau penonton di Konser 52 Tahun Erros Djarot
26 April 2026 8:48 WIB
Joko Anwar ungkap makna baju tahanan kuning sebagai simbol harapan di Film Ghost in the Cell
10 April 2026 7:47 WIB