Pemkab OKU bakal terapkan sistem e-budgeting
Jumat, 21 September 2018 8:27 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab OKU, Achmad Tarmizi (ANTARA News Sumsel/edo purmana/Ang/18)
Baturaja (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan bakal menerapkan penggunaan sistem aplikasi E-Budgeting untuk penyusunan anggaran secara online atau daring yang direncanakan mulai diterapkan pada 2019.
"Penerapan aplikasi E-Budgeting ini merupakan lanjutan dari sistem E-Planning yang sudah diberlakukan tahun ini," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU), A Tarmizi di Baturaja, Kamis (20/9).
Dia mengatakan, tujuan diterapkannya aplikasi E-Budgeting tersebut untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran di pemerintahan daerah setempat.
"Rencana penerapan aplikasi ini sudah kami sosialisasikan beberapa waktu lalu yang melibatkan seluruh Kabag di Setda OKU dan operator Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat," katanya.
Dia mengemukakan, dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2019 akan ditentukan proyeksi pendapatan ataupun belanja serta kebijakan prioritas pembangunan daerah yang terintegrasi dilakukan secara elektronik.
Dengan demikian program rencana pembangunan di Kabupaten OKU dapat terarah sekaligus meminimalisir terjadinya penyimpangan anggaran yang berujung ke masalah hukum.
"Penerapan aplikasi ini dapat mencegah praktek korupsi yang dilakukan oknum tertentu," tegasnya.
Dijelaskannya, E-Budgeting merupakan sebuah sistem keuangan yang disimpan secara online dan transparan karena dapat diakses semua pihak.
Setiap orang bisa mengakses data-data anggaran yang disusun oleh pemerintah sehingga dapat mencegah praktek penyimpangan atau kecurangan dari birokrasi pemerintahan.
"Sistem ini diterapkan sebagai dokumentasi penyusunan anggaran di setiap daerah termasuk di Kabupaten OKU," ujar dia.
"Penerapan aplikasi E-Budgeting ini merupakan lanjutan dari sistem E-Planning yang sudah diberlakukan tahun ini," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU), A Tarmizi di Baturaja, Kamis (20/9).
Dia mengatakan, tujuan diterapkannya aplikasi E-Budgeting tersebut untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran di pemerintahan daerah setempat.
"Rencana penerapan aplikasi ini sudah kami sosialisasikan beberapa waktu lalu yang melibatkan seluruh Kabag di Setda OKU dan operator Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat," katanya.
Dia mengemukakan, dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2019 akan ditentukan proyeksi pendapatan ataupun belanja serta kebijakan prioritas pembangunan daerah yang terintegrasi dilakukan secara elektronik.
Dengan demikian program rencana pembangunan di Kabupaten OKU dapat terarah sekaligus meminimalisir terjadinya penyimpangan anggaran yang berujung ke masalah hukum.
"Penerapan aplikasi ini dapat mencegah praktek korupsi yang dilakukan oknum tertentu," tegasnya.
Dijelaskannya, E-Budgeting merupakan sebuah sistem keuangan yang disimpan secara online dan transparan karena dapat diakses semua pihak.
Setiap orang bisa mengakses data-data anggaran yang disusun oleh pemerintah sehingga dapat mencegah praktek penyimpangan atau kecurangan dari birokrasi pemerintahan.
"Sistem ini diterapkan sebagai dokumentasi penyusunan anggaran di setiap daerah termasuk di Kabupaten OKU," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov dorong produktivitas pertanian dan perikanan di Kabupaten OKU Selatan
14 October 2020 21:49 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB