Mendikbud resmikan pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2018
Senin, 17 September 2018 14:08 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan pidato dalam peresmian pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018, di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, Senin (17/9/2018) (ANTARA News/Anita Permata Dewi)
Yogyakarta (ANTARA News Sumsel) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy membuka acara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, Senin.
Dalam pidatonya, Muhadjir berusaha menyemangati para siswa agar meraih prestasi terbaik dalam O2SN. Muhadjir pun menyinggung soal keberhasilan para atlet Indonesia dalam perhelatan akbar Asian Games 2018 lalu di Jakarta dan Palembang.
"Kita patut bersyukur dan bangga, kita menunjukkan keberhasilan kita sebagai tuan rumah dan berhasil jadi salah satu peserta di Asian Games," kata Mendikbud.
Menurut dia, prestasi para atlet nasional harus bisa memotivasi para peserta O2SN untuk mengukir prestasi. Pada Asian Games 2018, Indonesia berhasil menempati urutan ke-4 se-Asia dengan raihan 32 emas. Padahal pada Asian Games 2014, Indonesia hanya berada di peringkat 17 dengan perolehan empat medali emas.
"ini prestasi luar biasa," katanya.
Muhadjir pun bangga karena beberapa atlet nasional yang menyumbangkan medali di Asian Games 2018 merupakan alumni peserta O2SN di tahun-tahun sebelumnya.
"Sebagian dari mereka yang menyumbangkan medali, termasuk medali emas adalah alumni O2SN," katanya.
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) merupakan olimpiade olah raga yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara rutin tiap tahun .
O2SN 2018 ini merupakan O2SN ke 11 sejak O2SN digelar pada tahun 2008.
O2SN diselenggarakan untuk memberi wadah bagi siswa dan siswi untuk mengasah kemampuan dan mencetak prestasi terbaiknya dalam olah raga.
Para peserta O2SN merupakan para siswa SD, MI, SMP, Mts, SMA dan MA dari 34 provinsi di seluruh Indonesia yang telah terpilih berdasarkan seleksi berjenjang kabupaten/kota dan provinsi.
Jumlah peserta O2SN 2018 ada 1.938 siswa. Ribuan siswa ini akan memperebutkan 448 medali yang terdiri atas 138 medali emas, 138 medali perak dan 172 medali perunggu pada ajang olah raga yang diadakan pada 16-22 September 2018 ini.
Ada sembilan cabang olah raga yang dipertandingkan dalam O2SN 2018 yakni atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate, senam, catur, bocce dan balap kursi roda.
Sejumlah pertandingan pada O2SN 2018 akan diselenggarakan di beberapa gelanggang olah raga di D.I. Yogyakarta.
Dalam pidatonya, Muhadjir berusaha menyemangati para siswa agar meraih prestasi terbaik dalam O2SN. Muhadjir pun menyinggung soal keberhasilan para atlet Indonesia dalam perhelatan akbar Asian Games 2018 lalu di Jakarta dan Palembang.
"Kita patut bersyukur dan bangga, kita menunjukkan keberhasilan kita sebagai tuan rumah dan berhasil jadi salah satu peserta di Asian Games," kata Mendikbud.
Menurut dia, prestasi para atlet nasional harus bisa memotivasi para peserta O2SN untuk mengukir prestasi. Pada Asian Games 2018, Indonesia berhasil menempati urutan ke-4 se-Asia dengan raihan 32 emas. Padahal pada Asian Games 2014, Indonesia hanya berada di peringkat 17 dengan perolehan empat medali emas.
"ini prestasi luar biasa," katanya.
Muhadjir pun bangga karena beberapa atlet nasional yang menyumbangkan medali di Asian Games 2018 merupakan alumni peserta O2SN di tahun-tahun sebelumnya.
"Sebagian dari mereka yang menyumbangkan medali, termasuk medali emas adalah alumni O2SN," katanya.
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) merupakan olimpiade olah raga yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara rutin tiap tahun .
O2SN 2018 ini merupakan O2SN ke 11 sejak O2SN digelar pada tahun 2008.
O2SN diselenggarakan untuk memberi wadah bagi siswa dan siswi untuk mengasah kemampuan dan mencetak prestasi terbaiknya dalam olah raga.
Para peserta O2SN merupakan para siswa SD, MI, SMP, Mts, SMA dan MA dari 34 provinsi di seluruh Indonesia yang telah terpilih berdasarkan seleksi berjenjang kabupaten/kota dan provinsi.
Jumlah peserta O2SN 2018 ada 1.938 siswa. Ribuan siswa ini akan memperebutkan 448 medali yang terdiri atas 138 medali emas, 138 medali perak dan 172 medali perunggu pada ajang olah raga yang diadakan pada 16-22 September 2018 ini.
Ada sembilan cabang olah raga yang dipertandingkan dalam O2SN 2018 yakni atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate, senam, catur, bocce dan balap kursi roda.
Sejumlah pertandingan pada O2SN 2018 akan diselenggarakan di beberapa gelanggang olah raga di D.I. Yogyakarta.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sabet perak Asian Beach Games 2026, Robby Al Hilmi bidik tiket Olimpiade Los Angeles 2028
30 April 2026 7:23 WIB
Proyeksi Olimpiade 2032, PBVSI proses naturalisasi empat pemain muda asal Brasil
16 March 2026 6:32 WIB
Pejudo Kayla Harrison wujudkan mimpinya, raih gelar pertama ajang bergensi UFC
09 June 2025 9:18 WIB
PSSI fokuskan permainan konsisten untuk lolos Piala Dunia dan Olimpiade
31 December 2024 4:00 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB