Disnakan OKU musnahkan hati sapi bercacing
Rabu, 29 Agustus 2018 23:06 WIB
Petugas memeriksa hati sapi. (ANTARA/Tri Aprianingsih)
Baturaja (ANTARA News Sumsel) - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memusnahkan hati sapi bercacing yang ditemukan saat pemotongan hewan kurban baru-baru tadi.
"Petugas harus memusnahkan dengan mengubur hati sapi utuh yeng terkontaminasi cacing hati saat pemotongan di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ogan Komering Ulu (OKU), Tri Aprianingsih didampingi Kasi Keswan dan Vetariner, Ermuni di Baturaja, Rabu.
Dia mengemukakan, diperkirakan bobot hati sapi utuh bercacing yang dimusnahkan itu kisaran seberat lima kilogram.
"Sebelumnya, pada H-1 Idul Adha petugas kami juga memusnahkan hati sapi bercacing yang ukurannya cukup besar dengan bobot 3,5 kg lebih," katanya.
Dalam pemeriksaan itu, petugas juga mendapati hewan kurban jenis kambing dan sapi yang belum cukup umur.
Selain itu, petugas juga menemukan pengolahan daging dan tulang atau karkas yang kurang higienis yang diletakan di lapak pedagang setelah dilakukan penimbangan.
Seharusnya, lanjut dia, selesai ditimbang daging langsung digantung atau dikantongi agar lebih aman dan higienis karena daging segar sangat rentan terkena bakteri.
"Namun kami sangat senang karena petugas pemotongan sudah menggunakan kantung plastik putih yang transparan untuk membungkus daging hewan kurban," ungkapnya.
Dia mengemukakan, saat Hari Raya Idul Adha kemarin pihaknya mendata jumlah hewan kurban yang dipotong diempat kecamatan meliputi Kecamatan Baturaja Barat, Baturaja Timur, Lubuk Raja dan Peninjauan.
Di Baturaja Timur, jumlah sapi yang dipotong sebanyak 275 ekor, kambing/ domba 368 ekor, Baturaja Barat, sapi yang dipotong sebanyak 64 ekor dan kambing/domba 109 ekor.
"Untuk Kecamatan Peninjauan tercatat sapi 28 ekor, kambing 109 ekor, dan Lubuk Raja ada 69 ekor sapi dan 43 ekor kambing yang dipotong," katanya.
"Petugas harus memusnahkan dengan mengubur hati sapi utuh yeng terkontaminasi cacing hati saat pemotongan di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ogan Komering Ulu (OKU), Tri Aprianingsih didampingi Kasi Keswan dan Vetariner, Ermuni di Baturaja, Rabu.
Dia mengemukakan, diperkirakan bobot hati sapi utuh bercacing yang dimusnahkan itu kisaran seberat lima kilogram.
"Sebelumnya, pada H-1 Idul Adha petugas kami juga memusnahkan hati sapi bercacing yang ukurannya cukup besar dengan bobot 3,5 kg lebih," katanya.
Dalam pemeriksaan itu, petugas juga mendapati hewan kurban jenis kambing dan sapi yang belum cukup umur.
Selain itu, petugas juga menemukan pengolahan daging dan tulang atau karkas yang kurang higienis yang diletakan di lapak pedagang setelah dilakukan penimbangan.
Seharusnya, lanjut dia, selesai ditimbang daging langsung digantung atau dikantongi agar lebih aman dan higienis karena daging segar sangat rentan terkena bakteri.
"Namun kami sangat senang karena petugas pemotongan sudah menggunakan kantung plastik putih yang transparan untuk membungkus daging hewan kurban," ungkapnya.
Dia mengemukakan, saat Hari Raya Idul Adha kemarin pihaknya mendata jumlah hewan kurban yang dipotong diempat kecamatan meliputi Kecamatan Baturaja Barat, Baturaja Timur, Lubuk Raja dan Peninjauan.
Di Baturaja Timur, jumlah sapi yang dipotong sebanyak 275 ekor, kambing/ domba 368 ekor, Baturaja Barat, sapi yang dipotong sebanyak 64 ekor dan kambing/domba 109 ekor.
"Untuk Kecamatan Peninjauan tercatat sapi 28 ekor, kambing 109 ekor, dan Lubuk Raja ada 69 ekor sapi dan 43 ekor kambing yang dipotong," katanya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sapi Limousin Presiden Prabowo tiba di Gayo Lues, semarakkan Meugang di Desa Agusen
20 March 2026 9:40 WIB
Harga daging sapi di pasar tradisional Palembang tembus Rp180.000/Kg jelang Lebaran
19 March 2026 14:39 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB