Emas berjangka melemah untuk hari kedua berturut-turut
Sabtu, 28 Juli 2018 13:05 WIB
Arsip- Emas produk logam mulia produksi PT Antam (Persero). (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ang)
Chicago (Antara/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), ketika logam mulia menemukan beberapa katalis untuk keluar dari kecenderungan turun baru-baru ini.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 2,7 dolar AS atau 0,22 persen, menjadi ditutup pada 1.223,00 dolar AS per ounce.
Ukuran kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, indeks dolar AS, telah naik 0,2 persen minggu ini.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 0,2 sen AS atau 0,01 persen, menjadi menetap di 15,493 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 4,0 dolar AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 831,7 dolar AS per ounce.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 2,7 dolar AS atau 0,22 persen, menjadi ditutup pada 1.223,00 dolar AS per ounce.
Ukuran kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, indeks dolar AS, telah naik 0,2 persen minggu ini.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 0,2 sen AS atau 0,01 persen, menjadi menetap di 15,493 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 4,0 dolar AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 831,7 dolar AS per ounce.
Pewarta : ANTARA
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bursa harga emas di Pegadaian Minggu ini, dua produk logam mulia kompak turun
16 November 2025 9:39 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB