OCA ikuti INASGOC terkait undian ulang
Rabu, 25 Juli 2018 9:30 WIB
Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir. (ANTARA/Wahyu Putro A)
Jakarta (Antara) - Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengikuti keputusan Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) terkait undian cabang sepak bola putra Asian Games 2018 menyusul permintaan pengundian ulang dari Federasi Sepak Bola Palestina dan Federasi Sepak Bola Uni Emirat Arab.
"OCA menyetujui usulan INASGOC untuk menggelar undian sepak bola bagi kontingen Palestina dan Uni Emirat Arab ke dalam grup-grup yang sudah ada," demikian surat Direktur Jenderal OCA Husain Al Mussalam kepada Ketua INASGOC Erich Thohir yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam (24/7).
Dalam surat bertanggal 24 Juli itu, OCA juga akan menghargai semua pihak jika pengundian bagi Palestina dan Uni Emirat Arab berlangsung pada Rabu (25/7) dan berkoordinasi dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta menginformasikan kepada semua kontingen terkait perubahan grup pertandingan.
Sebelumnya, INASGOC memastikan undian cabang sepak bola putra tidak akan banyak mengubah hasil undian di Jakarta meskipun terdapat permintaan dari Palestina dan Uni Emirat Arab.
"Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) meminta ada pengundian ulang karena Uni Emirat Arab dan Palestina akan ikut. Kami dari panitia sekarang mengatakan ke AFC tidak akan melakukan pengundian ulang," kata Ketua INASGOC Erick Thohir di Jakarta.
Erick mengatakan kedua negara itu akan masuk dalam undian pada masing-masing pool mereka yaitu pool 2 untuk UAE dan pool 4 untuk Palestina.
"Tapi kan memang yang menentukan itu AFC. Kami hanya berjuang untuk Indonesia," kata Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu.
Keikutsertaan UAE dan Palestina dalam cabang sepak bola Asian Games 2018 akan menambah jumlah negara peserta dari 24 negara menjadi 26 negara peserta.
Kedua negara itu memprotes karena tidak masuk dalam pengundian cabang olahraga beregu Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta, pada Kamis (5/7).
Jika AFC menyetujui keikutsertaan mereka sesuai dengan pool masing-masing, UEA akan masuk dalam Pool 2 bersama tim China, Korea Utara, Oman, Qatar, Bahrain, Kyrgistan, dan Thailand. Sedangkan Palestina akan masuk dalam Pool 4 bersama tim Nepal, India, Kamboja, Timor Leste, Tajikistan, Singapura, dan Myanmar.
"OCA menyetujui usulan INASGOC untuk menggelar undian sepak bola bagi kontingen Palestina dan Uni Emirat Arab ke dalam grup-grup yang sudah ada," demikian surat Direktur Jenderal OCA Husain Al Mussalam kepada Ketua INASGOC Erich Thohir yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam (24/7).
Dalam surat bertanggal 24 Juli itu, OCA juga akan menghargai semua pihak jika pengundian bagi Palestina dan Uni Emirat Arab berlangsung pada Rabu (25/7) dan berkoordinasi dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta menginformasikan kepada semua kontingen terkait perubahan grup pertandingan.
Sebelumnya, INASGOC memastikan undian cabang sepak bola putra tidak akan banyak mengubah hasil undian di Jakarta meskipun terdapat permintaan dari Palestina dan Uni Emirat Arab.
"Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) meminta ada pengundian ulang karena Uni Emirat Arab dan Palestina akan ikut. Kami dari panitia sekarang mengatakan ke AFC tidak akan melakukan pengundian ulang," kata Ketua INASGOC Erick Thohir di Jakarta.
Erick mengatakan kedua negara itu akan masuk dalam undian pada masing-masing pool mereka yaitu pool 2 untuk UAE dan pool 4 untuk Palestina.
"Tapi kan memang yang menentukan itu AFC. Kami hanya berjuang untuk Indonesia," kata Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu.
Keikutsertaan UAE dan Palestina dalam cabang sepak bola Asian Games 2018 akan menambah jumlah negara peserta dari 24 negara menjadi 26 negara peserta.
Kedua negara itu memprotes karena tidak masuk dalam pengundian cabang olahraga beregu Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta, pada Kamis (5/7).
Jika AFC menyetujui keikutsertaan mereka sesuai dengan pool masing-masing, UEA akan masuk dalam Pool 2 bersama tim China, Korea Utara, Oman, Qatar, Bahrain, Kyrgistan, dan Thailand. Sedangkan Palestina akan masuk dalam Pool 4 bersama tim Nepal, India, Kamboja, Timor Leste, Tajikistan, Singapura, dan Myanmar.
Pewarta : Imam Santoso
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pejudo Kayla Harrison wujudkan mimpinya, raih gelar pertama ajang bergensi UFC
09 June 2025 9:18 WIB
PSSI fokuskan permainan konsisten untuk lolos Piala Dunia dan Olimpiade
31 December 2024 4:00 WIB, 2024
Peraih emas Olimpiade Paris 2024, Veddrik dan Rizky hadir juga di IKN
17 August 2024 11:15 WIB, 2024
Presiden Jokowi serahkanbonus Rp6 Miliar untuk atlet peraih emas Olimpiade
15 August 2024 10:14 WIB, 2024