Mudik bareng jangan dipolitisasi
Selasa, 29 Mei 2018 21:12 WIB
Dok. (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/dol/17)
Semarang (ANTARA News Sumsel) - Program mudik bareng jangan dipolitisasi apalagi memakai atribut-atribut berbau politik, kata pakar transportasi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno.
"Jika ada kelompok yang bukan pendukung atau yang tidak menyukai, misalnya, bisa membahayakan selama perjalanan," katanya di Semarang, Selasa, menanggapi adanya rencana mudik bareng "#2019 Ganti Presiden".
Apalagi, kata dia, apabila rombongan mudik bareng tersebut membawa atribut-atribut politik yang berpotensi menimbulkan kerawanan, seperti "#2019 Ganti Presiden" maka bisa terjadi konflik di lapangan.
Menurut dia, pihak pengusul atau penyelenggara boleh-boleh saja membiayai perjalanan mudik bareng itu agar bisa gratis, tetapi semestinya bertanggung jawab dan mempertimbangkan faktor keamanan.
"Begini, sekarang ini situasi politik kan sedang kurang bagus, sebentar lagi pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah. Mudik kan kebanyakan ke wilayah Jateng," katanya.
Peneliti Laboratorium Transportasi Unika Soegijapratana Semarang itu, mengatakan sebentar lagi juga ada penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
Situasi dan kondisi masyarakat di akar rumput, lanjut dia, rawan menimbulkan gesekan horizontal jika kemudian dipolitisasi untuk kepentingan-kepentingan tertentu, terutama politik.
"Ada saatnya untuk kampanye, tetapi jangan memanfaatkan pemudik yang kurang mampu yang ingin pulang kampung dengan biaya murah atau gratis. Mereka nantinya jadi korban permainan politik," katanya.
Di sisi lain, kata dia, mudik Lebaran sebagai ajang untuk bertemu keluarga besar dan saling memaafkan sehingga tidak pas jika kemudian dipolitisasi.
"Kalaupun mau dilaksanakan, sebaiknya bus-bus yang mengangkut pemudik itu jangan diberi tulisan-tulisan berbau politis, seperti 'Mudik #2019 Ganti Presiden', dan sebagainya," kata Djoko.
"Jika ada kelompok yang bukan pendukung atau yang tidak menyukai, misalnya, bisa membahayakan selama perjalanan," katanya di Semarang, Selasa, menanggapi adanya rencana mudik bareng "#2019 Ganti Presiden".
Apalagi, kata dia, apabila rombongan mudik bareng tersebut membawa atribut-atribut politik yang berpotensi menimbulkan kerawanan, seperti "#2019 Ganti Presiden" maka bisa terjadi konflik di lapangan.
Menurut dia, pihak pengusul atau penyelenggara boleh-boleh saja membiayai perjalanan mudik bareng itu agar bisa gratis, tetapi semestinya bertanggung jawab dan mempertimbangkan faktor keamanan.
"Begini, sekarang ini situasi politik kan sedang kurang bagus, sebentar lagi pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah. Mudik kan kebanyakan ke wilayah Jateng," katanya.
Peneliti Laboratorium Transportasi Unika Soegijapratana Semarang itu, mengatakan sebentar lagi juga ada penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
Situasi dan kondisi masyarakat di akar rumput, lanjut dia, rawan menimbulkan gesekan horizontal jika kemudian dipolitisasi untuk kepentingan-kepentingan tertentu, terutama politik.
"Ada saatnya untuk kampanye, tetapi jangan memanfaatkan pemudik yang kurang mampu yang ingin pulang kampung dengan biaya murah atau gratis. Mereka nantinya jadi korban permainan politik," katanya.
Di sisi lain, kata dia, mudik Lebaran sebagai ajang untuk bertemu keluarga besar dan saling memaafkan sehingga tidak pas jika kemudian dipolitisasi.
"Kalaupun mau dilaksanakan, sebaiknya bus-bus yang mengangkut pemudik itu jangan diberi tulisan-tulisan berbau politis, seperti 'Mudik #2019 Ganti Presiden', dan sebagainya," kata Djoko.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga tebar promo spesial BBM dan Bright Gas selama Lebaran 2026
26 March 2026 19:43 WIB
Lembaga riset NEXT Indonesia: Perputaran uang tunai Lebaran 2026 tembus Rp1.370 triliun
26 March 2026 19:41 WIB
Wamen ESDM jamin stok BBM aman selama mudik Lebaran 2026, cadangan capai 28 hari
20 March 2026 9:43 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB
Lima penerbangan Palembang-Jakarta dibatalkan, dampak erupsi Anak Krakatau
06 September 2026 9:35 WIB