Ribuan nelayan akan diasuransikan
Minggu, 27 Mei 2018 10:33 WIB
Dok. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/pd/18.
Mukomuko (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menargetkan dapat memberikan minimal 2.000 premi asuransi kepada para nelayan tradisional yang tersebar di empat kecamatan setempat pada tahun 2019.
"Kami telah masukkan usulan anggaran di APBD 2019 untuk membayar 2.000 premi asuransi nelayan," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko Rahmad Hidayat di Mukomuko, Minggu.
DKP setempat mengusulkan anggaran untuk membayar premi asuransi nelayan setelah berhentinya bantuan premi asuransi nelayan setempat dari pemerintah pusat.
Ia menyatakan, instansinya membutuhkan anggaran sebesar Rp300 juta untuk membayar 2.000 premi asuransi nelayan tersebut.
"Kami butuh anggaran sebesar Rp150.000 untuk membayar 2.000 premi asuransi nelayan di daerah ini," ujarnya.
Sedangkan penerima bantuan ini adalah para nelayan yang selama ini belum pernah menerima bantuan asuransi dari pemerintah pusat.
Pada tahun 2016 sebanyak 886 nelayan setempat yang menerima kartu asuransi dari pemerintah pusat. Kemudian tahun 2017 sebanyak 879 nelayan yang menerima kartu asuransi.
Ia menyatakan, belum seluruh nelayan setempat menerima bantuan asuransi tahun 2016 hingga 2017 dari pemerintah pusat. Masih ada sekitar 1.500 nelayan lagi yang belum menerima bantuan asuransi dari pemerinah.
"Kami telah masukkan usulan anggaran di APBD 2019 untuk membayar 2.000 premi asuransi nelayan," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko Rahmad Hidayat di Mukomuko, Minggu.
DKP setempat mengusulkan anggaran untuk membayar premi asuransi nelayan setelah berhentinya bantuan premi asuransi nelayan setempat dari pemerintah pusat.
Ia menyatakan, instansinya membutuhkan anggaran sebesar Rp300 juta untuk membayar 2.000 premi asuransi nelayan tersebut.
"Kami butuh anggaran sebesar Rp150.000 untuk membayar 2.000 premi asuransi nelayan di daerah ini," ujarnya.
Sedangkan penerima bantuan ini adalah para nelayan yang selama ini belum pernah menerima bantuan asuransi dari pemerintah pusat.
Pada tahun 2016 sebanyak 886 nelayan setempat yang menerima kartu asuransi dari pemerintah pusat. Kemudian tahun 2017 sebanyak 879 nelayan yang menerima kartu asuransi.
Ia menyatakan, belum seluruh nelayan setempat menerima bantuan asuransi tahun 2016 hingga 2017 dari pemerintah pusat. Masih ada sekitar 1.500 nelayan lagi yang belum menerima bantuan asuransi dari pemerinah.
Pewarta : Ferri Arianto
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga perluas SPBU Nelayan di wilayah 3T melalui program BBM Satu Harga
30 April 2026 7:53 WIB
Nelayan Banyuasin dievakuasi ke Palembang gunakan ambulans apung Ditpolairud
05 April 2026 21:09 WIB
Lima ABK KM Natasya 01 selamat usai terombang-ambing 12 jam di laut Trenggalek
16 March 2026 20:07 WIB
Kisah ibu di pinggiran Singkarak, cetak anak jadi polisi dan sarjana dari ikan bilih
21 February 2026 19:33 WIB
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sahabat Nelayan di Kampung Bahari Bengkulu
14 January 2026 12:11 WIB
Israel tangkap lima nelayan Palestina yang menangkap ikan demi bertahan hidup
20 July 2025 11:06 WIB, 2025
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bulog targetkan groundbreaking pabrik padi Banyuasin dimulai September 2026
31 August 2026 18:51 WIB
Bulog Sumsel Babel serap 127 ton gabah hingga Agustus 2026, capai 73 persen target
28 August 2026 19:53 WIB
Polda Sumsel salurkan 5.000 buku hijaiyah untuk bebaskan santri dari buta aksara Alquran
28 August 2026 7:56 WIB