Jalan rusak berat di empat kabupaten Sumsel
Senin, 26 Maret 2018 9:39 WIB
Kadis Pekerjaan Umum dan Binamarga Sumsel, Ucok Hidayat (ANTARA News Sumsel/Dolly Rosana/18)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Jalan yang mengalami kerusakan berat sementara ini terpantau di empat kabupaten Sumatera Selatan yakni Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Lubuklinggau.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Ucok Hidayat di Palembang, Senin, mengatakan, pemerintah dalam waktu dekat akan memperbaikinya karena anggaran dana sudah dialokasikan.
Ia menyebutkan seperti di Kabupaten OKU dialokasikan dana untuk perbaikan jalan senilai Rp40 miliar, Ogan Iilir Rp23 miliar, dan di Lubuklinggau Rp20 miliar.
"Anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tapi ada juga dana dari APBD Sumsel sekitar Rp40 miliar untuk peningkatan jalan daerah OKU," kata dia.
Ia menjelaskan meski sejauh ini fokus pemerintah pada kerusakan jalan di empat kabupaten ini, bukan berarti peningkatan jalan tidak dilakukan di kabupaten lain.
"Pemeliharaan berkala pasti dilakukan. Kami juga akan megusulkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan untuk perbaikan sejumlah ruas jalan," kata Ucok.
Ia menjelaskan terdapat tiga jenis perbaikan jalan, yakni pemeliharaan rutin, lalu pemeliharaan berkala, dan untuk kerusakan jalan yang telah habis masa perawatannya adalah peningkatan.
"Untuk yang terakhir tersebut memerlukan anggaran yang lebih besar. Sebagai gambaran, untuk peningkatan jalan anggaran
puluhan miliar hanya bisa memperbaiki jalan beberapa kilometer jasa," kata dia.
Sementara itu, berdasarkan data Pemprov Sumsel diketahui sepanjang 1.523 kilometer jalan yang menjadi wewenang provinsi Sumatra Selatan, sekitar 25 persennya mengalami rusak berat.
Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Muchtar mengatakan, sebagian besar proyek perbaikan jalan saat ini telah berjalan di sejumlah kabupaten/kota di Sumsel.*
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Ucok Hidayat di Palembang, Senin, mengatakan, pemerintah dalam waktu dekat akan memperbaikinya karena anggaran dana sudah dialokasikan.
Ia menyebutkan seperti di Kabupaten OKU dialokasikan dana untuk perbaikan jalan senilai Rp40 miliar, Ogan Iilir Rp23 miliar, dan di Lubuklinggau Rp20 miliar.
"Anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tapi ada juga dana dari APBD Sumsel sekitar Rp40 miliar untuk peningkatan jalan daerah OKU," kata dia.
Ia menjelaskan meski sejauh ini fokus pemerintah pada kerusakan jalan di empat kabupaten ini, bukan berarti peningkatan jalan tidak dilakukan di kabupaten lain.
"Pemeliharaan berkala pasti dilakukan. Kami juga akan megusulkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan untuk perbaikan sejumlah ruas jalan," kata Ucok.
Ia menjelaskan terdapat tiga jenis perbaikan jalan, yakni pemeliharaan rutin, lalu pemeliharaan berkala, dan untuk kerusakan jalan yang telah habis masa perawatannya adalah peningkatan.
"Untuk yang terakhir tersebut memerlukan anggaran yang lebih besar. Sebagai gambaran, untuk peningkatan jalan anggaran
puluhan miliar hanya bisa memperbaiki jalan beberapa kilometer jasa," kata dia.
Sementara itu, berdasarkan data Pemprov Sumsel diketahui sepanjang 1.523 kilometer jalan yang menjadi wewenang provinsi Sumatra Selatan, sekitar 25 persennya mengalami rusak berat.
Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Muchtar mengatakan, sebagian besar proyek perbaikan jalan saat ini telah berjalan di sejumlah kabupaten/kota di Sumsel.*
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legenda bulu tangkis Indonesia galang donasi Rp2,5 miliar dalam pertandingan ekshibisi
23 July 2025 7:06 WIB
Ganda putra Yere/Rahmat cetak kemenangan buat Indonesia pada debut ajang beregu
14 February 2024 19:43 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB