Tahun ini siswa bisa cetak sendiri hasil UN 2018
Jumat, 9 Februari 2018 13:06 WIB
Siswa-siswi Sekolah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)
Jakarta (ANARA News Sumsel) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbdud) menyatakan mulai tahun 2018 ini siswa bisa mencetak hasil Ujian Nasional (UN) secara mandiri.
"Mulai tahun ini, siswa bisa mencetak hasil UN mereka secara mandiri. Kami akan siapkan laman dan 'login' khusus. Hanya siswa yang bersangkutan yang bisa mengaksesnya," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Totok Suprayitno di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, semua peserta UN, baik yang Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) maupun yang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), bisa mencetak hasil UN-nya secara mandiri.
"Jadi nanti tidak ada lagi tanda tangan basah. Asal tahu 'login'-nya, bisa mencetak hasil UN secara mandiri," katanya.
UN untuk tingkat SMK akan diselenggarakan pada 2 April hingga 5 April, kemudian SMA/MA pada 9 hingga 12 April dan UN susulan SMK/SMA/MA pada 17 April hingga 18 April.
Sementara untuk SMP/MTs, UN akan diselenggarakan pada 23 hingga 26 April dan UN susulan untuk SMP/MTs pada 8 hingga 9 Mei.
"Secara umum, tidak ada perbedaan dibandingkan tahun lalu, mata pelajarannya juga tetap," katanya.
Namun ada perbedaan dengan tahun lalu, yakni pada tahun ini 10 persen soal UN Matematika berbentuk isian.
Totok menjelaskan isian berbeda dengan esai. Isian hanya berisi jawabannya saja, sementara esai berisi mengenai penjabaran beserta jawaban.
(T.I025/M.M. Astro)
"Mulai tahun ini, siswa bisa mencetak hasil UN mereka secara mandiri. Kami akan siapkan laman dan 'login' khusus. Hanya siswa yang bersangkutan yang bisa mengaksesnya," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Totok Suprayitno di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, semua peserta UN, baik yang Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) maupun yang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), bisa mencetak hasil UN-nya secara mandiri.
"Jadi nanti tidak ada lagi tanda tangan basah. Asal tahu 'login'-nya, bisa mencetak hasil UN secara mandiri," katanya.
UN untuk tingkat SMK akan diselenggarakan pada 2 April hingga 5 April, kemudian SMA/MA pada 9 hingga 12 April dan UN susulan SMK/SMA/MA pada 17 April hingga 18 April.
Sementara untuk SMP/MTs, UN akan diselenggarakan pada 23 hingga 26 April dan UN susulan untuk SMP/MTs pada 8 hingga 9 Mei.
"Secara umum, tidak ada perbedaan dibandingkan tahun lalu, mata pelajarannya juga tetap," katanya.
Namun ada perbedaan dengan tahun lalu, yakni pada tahun ini 10 persen soal UN Matematika berbentuk isian.
Totok menjelaskan isian berbeda dengan esai. Isian hanya berisi jawabannya saja, sementara esai berisi mengenai penjabaran beserta jawaban.
(T.I025/M.M. Astro)
Pewarta : Indriani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Siap tantang pasar SUV listrik nasional, ini keunggulan Leapmotor B10 versi global
02 May 2026 9:37 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dorong implementasi biodiesel B50 dan bioetanol E20
27 April 2026 20:31 WIB
Menag Nasaruddin Umar tekankan peran umat beragama sebagai penjaga moralitas
27 April 2026 10:41 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB