Singkawang bersolek sambut Imlek
Selasa, 30 Januari 2018 15:04 WIB
Pekerja memasang lampion jelang perayaan tahun baru Imlek . (ANTARA Sumsel/Nova Wahyudi)
Pontianak (ANTARA News Sumsel) - Wakil Wali Kota Singkawang, H Irwan mengajak warga Tionghoa untuk membersihkan lingkungan dan menghias rumah agar perayaan Imlek tahun ini lebih meriah dan semarak.
"Kepada warga Tionghoa mari kita membersihkan lingkungan dan menghias rumah agar perayaan Imlek lebih meriah," kata Irwan, Senin.
Disamping itu, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat Singkawang untuk bersama-sama mensukseskan Festival Cap Go Meh tahun 2018.
"Jaga keharmonisan antar umat beragama di Kota Singkawang serta hindari gesekan dan isu-isu Hoax yang dapat memecah belah persatuan," pintanya.
Kemudian, kepada masyarakat Kota Singkawang dia juga meminta agar bisa menyambut dengan ramah dan senyum kepada wisatawan baik lokal maupun Mancanegara yang berkunjung ke Kota Singkawang pada event Festival Cap Go Meh kelak.
"Karena pada event tersebut, sudah dipastikan Singkawang akan ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara," ujarnya.
Tak lupa juga dia mengucapkan atas nama Pemerintah Kota Singkawang mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2569.
Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Singkawang, Suryanto mengimbau agar masyarakat kota setempat yang kiranya bersedia untuk menyiapkan rumah/kamarnya untuk dijadikan homestay atau penginapan sementara guna mengantisipasi lonjakan pengunjung pada event Festival Cap Go Meh kelak.
"Hal ini saya sarankan, karena secara keseluruhan jumlah hotel di Kota Singkawang yang representatif saat ini ada sebanyak 32 hotel," kata Suryanto.
Jadi, katanya, untuk menampung seluruh wisatawan yang berkunjung saat event Cap Go Meh nanti memang dirasakan belum bisa maksimal, karena jumlah hotel di Singkawang tidak sebanding dengan jumlah wisatawan.
Jika masyarakat Singkawang ada yang menyiapkan homestay (penginapan sementara) untuk wisatawan diharapkan dapat mengenakan biaya/tarif yang wajar serta menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.
"Jangan mengenakan tarif yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan fasilitas yang disiapkan, sehingga memberatkan wisatawan," ujarnya.
Dia juga menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 684.793 kunjungan wisata pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2018.
"Tahun 2017 kemarin dari 566.487 wisatawan yang ditargetkan, namun realisasinya mencapai 652.184 wisatawan. Kemudian, tahun ini kita targetkan sebanyak 684.793 orang," ujarnya.
"Kepada warga Tionghoa mari kita membersihkan lingkungan dan menghias rumah agar perayaan Imlek lebih meriah," kata Irwan, Senin.
Disamping itu, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat Singkawang untuk bersama-sama mensukseskan Festival Cap Go Meh tahun 2018.
"Jaga keharmonisan antar umat beragama di Kota Singkawang serta hindari gesekan dan isu-isu Hoax yang dapat memecah belah persatuan," pintanya.
Kemudian, kepada masyarakat Kota Singkawang dia juga meminta agar bisa menyambut dengan ramah dan senyum kepada wisatawan baik lokal maupun Mancanegara yang berkunjung ke Kota Singkawang pada event Festival Cap Go Meh kelak.
"Karena pada event tersebut, sudah dipastikan Singkawang akan ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara," ujarnya.
Tak lupa juga dia mengucapkan atas nama Pemerintah Kota Singkawang mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2569.
Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Singkawang, Suryanto mengimbau agar masyarakat kota setempat yang kiranya bersedia untuk menyiapkan rumah/kamarnya untuk dijadikan homestay atau penginapan sementara guna mengantisipasi lonjakan pengunjung pada event Festival Cap Go Meh kelak.
"Hal ini saya sarankan, karena secara keseluruhan jumlah hotel di Kota Singkawang yang representatif saat ini ada sebanyak 32 hotel," kata Suryanto.
Jadi, katanya, untuk menampung seluruh wisatawan yang berkunjung saat event Cap Go Meh nanti memang dirasakan belum bisa maksimal, karena jumlah hotel di Singkawang tidak sebanding dengan jumlah wisatawan.
Jika masyarakat Singkawang ada yang menyiapkan homestay (penginapan sementara) untuk wisatawan diharapkan dapat mengenakan biaya/tarif yang wajar serta menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.
"Jangan mengenakan tarif yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan fasilitas yang disiapkan, sehingga memberatkan wisatawan," ujarnya.
Dia juga menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 684.793 kunjungan wisata pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2018.
"Tahun 2017 kemarin dari 566.487 wisatawan yang ditargetkan, namun realisasinya mencapai 652.184 wisatawan. Kemudian, tahun ini kita targetkan sebanyak 684.793 orang," ujarnya.
Pewarta : Rendra Oxtora
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Eks Dirut PIS Yoki Firnandi divonis 9 tahun penjara, terbukti korupsi minyak Rp9,42 triliun
27 February 2026 6:19 WIB
Anak Riza Chalid, Kerry Andrianto divonis 15 tahun penjara kasus korupsi minyak
27 February 2026 5:19 WIB
Mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo dituntut 3,5 tahun penjara kasus korupsi Pasar Cinde
23 February 2026 19:10 WIB
Jati usia puluhan tahun ditebang ilegal, BKSDA Sultra sita batang kayu diameter 87 cm
22 February 2026 19:50 WIB
Pemkot Palembang santuni 500 anak yatim, sekaligus peringati satu tahun Ratu Dewa-Prima Salam
21 February 2026 12:49 WIB
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB, 2025