Bulog OKU siapkan tiga ton beras medium
Rabu, 17 Januari 2018 12:14 WIB
Arsip- Persediaan Beras di gudang milik Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) .(ANTARA Sumsel/Nova Wahyudi/17)
Baturaja (Antaranews Sumsel) - Bulog Subdivre III Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menyiapkan sebanyak tiga ton beras medium dalam operasi pasar yang digelar oleh perusahaan plat merah tersebut di sejumlah titik di wilayah itu.
Kepala Bulog Subdivre III Ogan Komering Ulu (OKU), Junaidi Hanafiah di Baturaja, Selasa mengatakan bahwa operasi pasar yang digelar oleh pihaknya itu merupakan intruksi dari Kementerian Perdagangan menyikapi kenaikan harga beras terjadi di seluruh Indonesia.
"Beras yang dijual dalam operasi pasar jenis medium dengan harga Rp9.000 per kilogram," katanya.
Ia mengemukakan, pihaknya melaksanakan operasi pasar di enam titik di wilayah itu masing-masing pada tiga titik untuk kawasan Pasar Atas dan Pasar Baru Baturaja.
Menurut dia, operasi pasar tahap pertama ini membidik masyarakat dan sejumlah toko penjual beras dengan tidak membatasi jumlah pembelian salah satu kebutuhan pokok tersebut.
"Tahap pertama operasi pasar ini berlangsung hingga akhir Maret 2018 dengan menyiapkan sebanyak tiga ton beras kelas medium," jelasnya.
Junaidi memastikan, pihaknya akan menambah stok beras yang dapat dibeli dari daerah Belitang jika persediaan beras dalam operasi pasar tersebut habis.
"Penambahan beras bisa dibeli dari Belitang atau dapat dikirim dari daerah lain," ungkapnya.
Terkait rencana pemerintah menjual beras impor ke seluruh Indonesia, Junaidi mengaku, program tersebut hanya untuk daerah yang kekurangan ketersediaan beras sejak terjadi kenaikan harga.
"Sedangkan untuk Kabupaten OKU, OKU Timur dan Selatan ketersediaan beras masih dapat ditanggulangi dari OKU Timur," ujarnya.
(T.KR-EDO/A029)
Kepala Bulog Subdivre III Ogan Komering Ulu (OKU), Junaidi Hanafiah di Baturaja, Selasa mengatakan bahwa operasi pasar yang digelar oleh pihaknya itu merupakan intruksi dari Kementerian Perdagangan menyikapi kenaikan harga beras terjadi di seluruh Indonesia.
"Beras yang dijual dalam operasi pasar jenis medium dengan harga Rp9.000 per kilogram," katanya.
Ia mengemukakan, pihaknya melaksanakan operasi pasar di enam titik di wilayah itu masing-masing pada tiga titik untuk kawasan Pasar Atas dan Pasar Baru Baturaja.
Menurut dia, operasi pasar tahap pertama ini membidik masyarakat dan sejumlah toko penjual beras dengan tidak membatasi jumlah pembelian salah satu kebutuhan pokok tersebut.
"Tahap pertama operasi pasar ini berlangsung hingga akhir Maret 2018 dengan menyiapkan sebanyak tiga ton beras kelas medium," jelasnya.
Junaidi memastikan, pihaknya akan menambah stok beras yang dapat dibeli dari daerah Belitang jika persediaan beras dalam operasi pasar tersebut habis.
"Penambahan beras bisa dibeli dari Belitang atau dapat dikirim dari daerah lain," ungkapnya.
Terkait rencana pemerintah menjual beras impor ke seluruh Indonesia, Junaidi mengaku, program tersebut hanya untuk daerah yang kekurangan ketersediaan beras sejak terjadi kenaikan harga.
"Sedangkan untuk Kabupaten OKU, OKU Timur dan Selatan ketersediaan beras masih dapat ditanggulangi dari OKU Timur," ujarnya.
(T.KR-EDO/A029)
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog OKU Salurkan 4.819 Ton Beras SPHP Hingga September 2026, lampaui target
27 September 2026 10:43 WIB
Pemprov Sumsel dan Polda telusuri penyebab beras premium langka di ritel
02 September 2026 11:06 WIB
Terpopuler - Moneter
Lihat Juga
Pemkab Muara Enim dan Kapolda Sumsel tanam bawang putih serentak di Semende Darat Tengah
19 August 2026 11:18 WIB