Warga Mukomuko tanam sawit di jalan rusak
Minggu, 3 Desember 2017 18:19 WIB
Dokumentasi- Jalan rusak. (ANTARA Sumsel/17/Edo Purmana/I016)
Mukomuko (ANTARA Sumsel) - Sejumlah warga Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menggelar aksi menanam tanaman kelapa sawit di tengah jalan rusak guna meminta perbaikan ruas jalan provinsi yang rusak parah di wilayahnya.
Warga Kecamatan Lubuk Pinang Naufal Abu Zaman dalam keterangan tertulisnya di Mukomuko, Minggu, menjelaskan sejumlah warga di wilayah itu menanam tanaman kelapa sawit di jalan provinsi tepatnya di tanjakan jalan dekat Sungai Ruyung, Desa Pondok Tengah.
Naufal mengatakan sejumlah warga di wilayahnya menggelar aksi menanam tanaman kelapa sawit di jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Penarik dengan Lubuk Pinang agar ada perhatian dari pemerintah membangun jalan tersebut.
"Jalan lintas provinsi itu tidak difungsikan oleh warga setempat karena sudah puluhan tahun tidak ada perhatian dari pemerintah provinsi setempat," ujarnya.
Padahal, katanya, warga setempat melalui perangkat desa setempat sudah sering menyampaikan aspirasinya meminta pemerintah provinsi setempat membangunan jalan yang masih bertatus sebagai jalan provinsi tersebut.
Namun, katanya, sampai sekarang tidak ada perhatian serius dari pemerintah provinsi untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak tersebut.
Kepada empat anggota DPRD provinsi setempat dari daerah pemilihan daerah Mukomuko, ia berharap menyampaikan aspirasi warga setempat kepada pemerintah provinsi.
"Kami mohon dengan segala hormat kepada anggota DPRD provinsi setempat agar menolong warga untuk mengetuk hati pemerintah provinsi supata turun ke bawah untuk mengali aspirasi warga meminta perbaikan jalan rusak itu," ujarnya.
Warga Kecamatan Lubuk Pinang Naufal Abu Zaman dalam keterangan tertulisnya di Mukomuko, Minggu, menjelaskan sejumlah warga di wilayah itu menanam tanaman kelapa sawit di jalan provinsi tepatnya di tanjakan jalan dekat Sungai Ruyung, Desa Pondok Tengah.
Naufal mengatakan sejumlah warga di wilayahnya menggelar aksi menanam tanaman kelapa sawit di jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Penarik dengan Lubuk Pinang agar ada perhatian dari pemerintah membangun jalan tersebut.
"Jalan lintas provinsi itu tidak difungsikan oleh warga setempat karena sudah puluhan tahun tidak ada perhatian dari pemerintah provinsi setempat," ujarnya.
Padahal, katanya, warga setempat melalui perangkat desa setempat sudah sering menyampaikan aspirasinya meminta pemerintah provinsi setempat membangunan jalan yang masih bertatus sebagai jalan provinsi tersebut.
Namun, katanya, sampai sekarang tidak ada perhatian serius dari pemerintah provinsi untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak tersebut.
Kepada empat anggota DPRD provinsi setempat dari daerah pemilihan daerah Mukomuko, ia berharap menyampaikan aspirasi warga setempat kepada pemerintah provinsi.
"Kami mohon dengan segala hormat kepada anggota DPRD provinsi setempat agar menolong warga untuk mengetuk hati pemerintah provinsi supata turun ke bawah untuk mengali aspirasi warga meminta perbaikan jalan rusak itu," ujarnya.
Pewarta : Ferri Arianto
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satlantas Polres Banyuasin bagikan 1.000 bendera Merah Putih ke pengguna Jalan Lintas Timur
18 August 2026 19:57 WIB
Pemkot Palembang bagikan 5.000 bendera Merah Putih gratis sambut HUT Ke-81 RI
14 August 2026 20:16 WIB
Tingkatkan pelayanan publik, Pemkot Palembang tata parkir dan penerangan jalan
31 July 2026 20:35 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB