Mengapa harus kuliah di Belanda?
Senin, 6 November 2017 17:53 WIB
Direktur The Netherlands Education Support Office (Nuffic Neso Indonesia) Peter van Tuijl (dua dari kanan) memberikan keterangan pers di Palembang, Senin (6/11), didampingi Indy Hardono (paling kiri). (ANTARA Sumsel/17/Dolly Rosana/Ang)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Lembaga non profit The Netherlands Education Support Office (Nuffic NESO) mengajak warga Palembang memanfaatkan program beasiswa studi ke Belanda.
Koordinator Nuffic Neso Indonesia Indy Hardono di Palembang, Senin, mengatakan saat ini Nuffic Neso lebih terbuka jika dibandingkan sebelumnya untuk cakupan beasiswa. Jika sebelumnya hanya untuk kelompok S2 dan master, kini sudah dibuka untuk fresh graduate.
Para peminat dapat memulai mendaftar di universitas yang ada di Belanda, baik secara online atau melalui pengiriman berkas lamaran. Tenggat pendaftaran untuk tahun depan adalah 15 Maret untuk program Master, dan 7 Januari untuk Short Course.
Selain harus memiliki surat penerimaan dari universitas di Belanda, kandidat harus memiliki skor IELTS minimal 6 untuk master, serta IELTS minimal 5,5 untuk short course. Untuk intormasi lebih Ianjut mengenai StUNed don program studi di Belanda ini dapat dilihat di:www.nesoindonesia.or.idstuned.
"Saya sangat merekomendasikan untuk berkuliah di Belanda karena ada beberapa universitasnya masuk dalam 10 besar dunia," kata dia.
Belanda hingga kini masih menjadi rujukan untuk tempat mengenyam ilmu warga di dunia karena memiliki deretan universitas dengan kualitas terbaik nomor empat di dunia. Salah satu tolak ukurnya, sudah l9 warga Belanda sudah meraih Nobel.
Selain dari sisi kualitas, terdapat kemudahan yakni menggunakan bahasa Inggris karena warga Belanda juga memiliki kepandaian berbahasa ini, biaya pendidikan dan biaya hidup 30.000 euro per tahun dan skema StuNed atau beasiswa penuh, dan peluang bekerja selama tiga tahun setelah selesai pendidikan beasiswa (visa kerja). (D019)
Koordinator Nuffic Neso Indonesia Indy Hardono di Palembang, Senin, mengatakan saat ini Nuffic Neso lebih terbuka jika dibandingkan sebelumnya untuk cakupan beasiswa. Jika sebelumnya hanya untuk kelompok S2 dan master, kini sudah dibuka untuk fresh graduate.
Para peminat dapat memulai mendaftar di universitas yang ada di Belanda, baik secara online atau melalui pengiriman berkas lamaran. Tenggat pendaftaran untuk tahun depan adalah 15 Maret untuk program Master, dan 7 Januari untuk Short Course.
Selain harus memiliki surat penerimaan dari universitas di Belanda, kandidat harus memiliki skor IELTS minimal 6 untuk master, serta IELTS minimal 5,5 untuk short course. Untuk intormasi lebih Ianjut mengenai StUNed don program studi di Belanda ini dapat dilihat di:www.nesoindonesia.or.idstuned.
"Saya sangat merekomendasikan untuk berkuliah di Belanda karena ada beberapa universitasnya masuk dalam 10 besar dunia," kata dia.
Belanda hingga kini masih menjadi rujukan untuk tempat mengenyam ilmu warga di dunia karena memiliki deretan universitas dengan kualitas terbaik nomor empat di dunia. Salah satu tolak ukurnya, sudah l9 warga Belanda sudah meraih Nobel.
Selain dari sisi kualitas, terdapat kemudahan yakni menggunakan bahasa Inggris karena warga Belanda juga memiliki kepandaian berbahasa ini, biaya pendidikan dan biaya hidup 30.000 euro per tahun dan skema StuNed atau beasiswa penuh, dan peluang bekerja selama tiga tahun setelah selesai pendidikan beasiswa (visa kerja). (D019)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perusahaan pengendali hama dan IPB kerja sama program studi independen
17 December 2024 11:33 WIB, 2024
Dinkes Prabumulih belajar ke Kemenkumham Sumsel terkait penerapan ZI
05 December 2024 7:30 WIB, 2024
Pj Bupati Banyuasin terima 79 peserta Magang dan Studi Independen Bersertifikat
22 September 2024 18:53 WIB, 2024
Kemendes PDTT studi tiru pembangunan Zona Integritas di Kanwil Kemenkumham Sumsel
21 September 2024 23:49 WIB, 2024
Kemenkumham Sumsel lakukan studi tiru pro justisia keimigrasian ke Kalbar
02 September 2024 22:22 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB
Unsri dan KKP terapkan teknologi IoT untuk pembenihan ikan betok di Palembang
15 August 2026 21:00 WIB