Lury Alex bertekad pelajar Sumsel zero narkoba
Kamis, 5 Oktober 2017 21:00 WIB
Stop narkoba (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Lury Elza Alex Noerdin bertekad dalam beberapa tahun ke depan tidak ada lagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang terjerat dalam penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya.
"Sebagai duta narkoba, saya bertekad dalam beberapa tahun ke depan Pelajar Zero Narkoba, sehingga pelajar di provinsi ini benar-benar bisa menjadi generasi penerus sesuai dengan harapan bangsa," kata putri Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin itu, di Palembang, Kamis.
Untuk mewujudkan tekad tersebut, dia bersama jajaran Dinas Pendidikan provinsi berupaya menggalakkan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya narkoba bagi perkembangan mental, kesehatan, fisik, dan psikologis ke sekolah-sekolah.
Selain itu pihaknya juga berupaya gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba melalui berbagai media massa cetak dan elektronik, serta memanfaatkan media luar ruangan seperti memasang spanduk, baliho, poster, dan stiker di pusat keramaian, kata
alumni Diklat Lemhanas 2010 itu.
Mengkonsumsi narkoba sangat berbahaya, berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan berbagai cara dan tindakan yang dapat mencegah pelajar terpengaruh penyalahgunaan barang terlarang itu.
Jangan sampai pemuda terjerat barang terlarang itu, jika sudah mencoba akan menimbulkan efek kecanduan bagi pemakainya dan sulit untuk melepaskan diri dari narkoba.
Orang yang terkena narkoba akan sulit melepaskan diri dari ketergantungan, berdasarkan fakta itu bangsa ini akan kehilangan pemuda berkualitas jika tidak dilakukan upaya penyelamatan pelajar dari sasaran peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
Untuk mewujudkan tekad Pelajar Zero Narkoba, Duta Narkoba itu meskipun perempuan dan sebagai putri gubernur, tidak segan-segan mengunjungi sekolah-sekolah hingga ke pelosok desa untuk melakukan berbagai kegiatan sosialisasi serta tindakan yang bisa memberantas dan mencegah penyalahgunaan narkoba.
"Sebagai duta narkoba, saya bertekad dalam beberapa tahun ke depan Pelajar Zero Narkoba, sehingga pelajar di provinsi ini benar-benar bisa menjadi generasi penerus sesuai dengan harapan bangsa," kata putri Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin itu, di Palembang, Kamis.
Untuk mewujudkan tekad tersebut, dia bersama jajaran Dinas Pendidikan provinsi berupaya menggalakkan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya narkoba bagi perkembangan mental, kesehatan, fisik, dan psikologis ke sekolah-sekolah.
Selain itu pihaknya juga berupaya gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba melalui berbagai media massa cetak dan elektronik, serta memanfaatkan media luar ruangan seperti memasang spanduk, baliho, poster, dan stiker di pusat keramaian, kata
alumni Diklat Lemhanas 2010 itu.
Mengkonsumsi narkoba sangat berbahaya, berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan berbagai cara dan tindakan yang dapat mencegah pelajar terpengaruh penyalahgunaan barang terlarang itu.
Jangan sampai pemuda terjerat barang terlarang itu, jika sudah mencoba akan menimbulkan efek kecanduan bagi pemakainya dan sulit untuk melepaskan diri dari narkoba.
Orang yang terkena narkoba akan sulit melepaskan diri dari ketergantungan, berdasarkan fakta itu bangsa ini akan kehilangan pemuda berkualitas jika tidak dilakukan upaya penyelamatan pelajar dari sasaran peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
Untuk mewujudkan tekad Pelajar Zero Narkoba, Duta Narkoba itu meskipun perempuan dan sebagai putri gubernur, tidak segan-segan mengunjungi sekolah-sekolah hingga ke pelosok desa untuk melakukan berbagai kegiatan sosialisasi serta tindakan yang bisa memberantas dan mencegah penyalahgunaan narkoba.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satlantas Polres Banyuasin bagikan 1.000 bendera Merah Putih ke pengguna Jalan Lintas Timur
18 August 2026 19:57 WIB
Menko Perekonomian: Pemerintah bakal bahas dukungan terhadap industri pengguna plastik
27 April 2026 20:35 WIB
Pengguna QRIS di Sumsel meningkat, BI catat nilai transaksi tembus Rp3,4 triliun
29 January 2026 21:01 WIB
Pakar ungkap penyebab tol sepi pengguna, mulai dari tarif tinggi hingga kurang konektivitas
08 November 2025 19:42 WIB
Kajari Palembang: Pengguna wajib rehab, bandar dan pengedar narkoba dihukum maksimal
16 April 2025 12:21 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kasus TPPU eks Jampidsus segera disidangkan, kuasa hukum sebut Febrie kooperatif
16 September 2026 9:16 WIB
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB