Tarian berusia 107 tahun tampil di Padang
Minggu, 30 Juli 2017 12:05 WIB
Koreografer tari 'Mediakala' Rianto. Karya ini akan ditampilkan dalam Kaba Festival 4 di Taman Budaya Sumatera Barat pada 3 Agustus 2017 (Ist)
Padang (ANTARA Sumsel) - Tarian tradisional berusia 107 tahun asal Banyumas, Jawa Tengah akan tampil di "Kaba Festival 4" di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada 2-5 Agustus 2017.
Direktur Kaba Festival Angga Djamar di Padang, Sabtu, mengatakan tarian tersebut akan ditampilkan langsung oleh koreografer Rianto dengan judul karya Mediakala.
"Rianto dengan karya Mediakala akan tampil pada hari kedua festival yakni 3 Agustus 2017 di Taman Budaya Sumbar," katanya.
Kaba Festival adalah festival kesenian di Sumatera Barat yang digelar untuk memfasilitasi seniman dalam menampilkan karya seni.
Ia menyebutkan karya Mediakala itu merupakan hasil penghayatan terhadap Lengger yang merupakan sebuah tari tradisi lintas gender yang diperkirakan telah ada semenjak tahun 1910.
"Karya ini merupakan hasil pembacaan dan penghayatan intensif yang dilakukan Rianto terhadap Lengger, salah satu tari tradisi asal Banyumas," ujarnya.
Koreografer karya Mediakala, Rianto mengatakan karya ini merupakan bagian dari karya tari Medium, yaitu sebuah garapan tari kontemporer yang telah digarapnya semenjak dua tahun lalu dan sudah ditampilkan di berbagai pentas nasional maupun internasional.
Menurut dia, lazimnya tari tradisional tersebut dimainkan oleh dua orang, masing-masing seorang pria dengan topeng dan perempuan dengan konde.
"Tarian ini juga dimainkan seluruhnya oleh laki-laki yang didandani serupa perempuan," ujar Rianto.
Ia menambahkan sebagaimana kesenian tradisional Jawa pada umumnya, keseimbangan dan harmonisasi menjadi nilai-nilai utama yang hendak disampaikan.
"Hal tersebut berupa hubungan yang harmonis antara lelaki dan perempuan, adat istiadat dan prinsip agama, kontrol diri dan ketidaksadaran," katanya.
Direktur Kaba Festival Angga Djamar di Padang, Sabtu, mengatakan tarian tersebut akan ditampilkan langsung oleh koreografer Rianto dengan judul karya Mediakala.
"Rianto dengan karya Mediakala akan tampil pada hari kedua festival yakni 3 Agustus 2017 di Taman Budaya Sumbar," katanya.
Kaba Festival adalah festival kesenian di Sumatera Barat yang digelar untuk memfasilitasi seniman dalam menampilkan karya seni.
Ia menyebutkan karya Mediakala itu merupakan hasil penghayatan terhadap Lengger yang merupakan sebuah tari tradisi lintas gender yang diperkirakan telah ada semenjak tahun 1910.
"Karya ini merupakan hasil pembacaan dan penghayatan intensif yang dilakukan Rianto terhadap Lengger, salah satu tari tradisi asal Banyumas," ujarnya.
Koreografer karya Mediakala, Rianto mengatakan karya ini merupakan bagian dari karya tari Medium, yaitu sebuah garapan tari kontemporer yang telah digarapnya semenjak dua tahun lalu dan sudah ditampilkan di berbagai pentas nasional maupun internasional.
Menurut dia, lazimnya tari tradisional tersebut dimainkan oleh dua orang, masing-masing seorang pria dengan topeng dan perempuan dengan konde.
"Tarian ini juga dimainkan seluruhnya oleh laki-laki yang didandani serupa perempuan," ujar Rianto.
Ia menambahkan sebagaimana kesenian tradisional Jawa pada umumnya, keseimbangan dan harmonisasi menjadi nilai-nilai utama yang hendak disampaikan.
"Hal tersebut berupa hubungan yang harmonis antara lelaki dan perempuan, adat istiadat dan prinsip agama, kontrol diri dan ketidaksadaran," katanya.
Pewarta : Irfan Taufik
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semen Padang vs PSIM Yogyakarta berakhir 0-0, Kabau Sirah gagal keluar dari zona degradasi
05 March 2026 5:16 WIB
Semen Padang ditahan imbang Malut United 2-2, selamat dari kekalahan berkat gol menit akhir
21 February 2026 5:46 WIB
Semen Padang FC resmi rekrut Guillermon Fernandez, pemain Spanyol sempat merumput di Liga India
19 January 2026 7:25 WIB
Semen Padang FC datangkan eks pemain Athletic Bilbao Guillermo Fernandez Hierro
18 January 2026 14:02 WIB
Sekda Kota Padang Panjang sebut banjir bandang 2025 berbeda dengan kejadian 2024
30 November 2025 9:53 WIB
Pesawat Padang-Jakarta mendarat darurat di Bandara Palembang karena cuaca buruk
01 October 2025 22:41 WIB
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB, 2025