KPI gelar survei indeks program siaran televisi
Rabu, 31 Mei 2017 15:20 WIB
Komisi Penyiaran Indonesia (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Surabaya (Antarasumsel.com) - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bekerja sama dengan 12 perguruan tinggi di Indonesia menggelar survei indeks kualitas program siaran televisi selama 2017.
"Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi program siaran televisi dari berbagai jenis program secara periodik dan juga menyusun pemeringkatan program secara berkala," kata Komisioner KPI Nuning Rodiyah di acara Workshop Area Koordinator dan Surveyor Survei Indeks Kualitas Program Siara Televisi KPI di Surabaya, Rabu.
Menurut dia, semakin beragamnya jenis program siaran televisi menuntut kreativitas insan pertelevisian untuk semakin kreatif menghadirkan program siaran yang dapat menggaet pemirsa dan pada akhirnya juga menggaet pemasang iklan untuk memasarkan produknya di program tersebut.
Dari hasil survei kepemirsaan dan kualitas program siaran yang dilaksnakan KPI pada 2016 menunjukkan bahwa jumlah pemirsa tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas program siaran. Adapun program siaran televisi yang disurvei yakni news, sinetron, infotainment, wisata budaya, religi, variety show, dan lainnya.
Terdapat program siaran yang menurut panel ahli berkualitas tetapi tidak banyak ditonton oleh masyarakat. Oleh karena itu pada 2017 ini, KPI bersma 12 perguruan tinggi di 12 kota di Indonesia kembali menggelar survei indeks kualitas program siaran televisi.
"Memang belum bisa disejajarkan secara 'apple to aple' dengan survei kepemirsaan yang dilakukan oleh Nielsen, tetapi pendapat para ahli tentang kualitas siaran sangat konstruktif untuk menjadi bahan peningkatan kualitas siaran," katanya.
Untuk itu, kata dia, dalam survei kualitas siaran ini, KPI mengundang para ahli untuk melakukan penilaian atas program siaran dari berbagi sudut pandang keahlian di antaranya sosiolog, budayawan, politik, aktivis perempuan dan perlindungan anak, ahli media, dan lainnya.
"Sehingga yang terbangun adalah perpekstif yang komprehensif dari berbagai pihak," katanya.
Persiapan survei dan diskusi panel ahli untuk area Kota Surabaya dilaksanakan selama dua hari yakni pada 30-31 Mei 2017 di Hotel JW Marriott Surabaya. Acara tersebut dihadiri oleh Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah, KPID Jawa Timur Bashlil Hazami dan 10 ahli dari berbagai pergutuan tinggi di Surabaya.
"Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi program siaran televisi dari berbagai jenis program secara periodik dan juga menyusun pemeringkatan program secara berkala," kata Komisioner KPI Nuning Rodiyah di acara Workshop Area Koordinator dan Surveyor Survei Indeks Kualitas Program Siara Televisi KPI di Surabaya, Rabu.
Menurut dia, semakin beragamnya jenis program siaran televisi menuntut kreativitas insan pertelevisian untuk semakin kreatif menghadirkan program siaran yang dapat menggaet pemirsa dan pada akhirnya juga menggaet pemasang iklan untuk memasarkan produknya di program tersebut.
Dari hasil survei kepemirsaan dan kualitas program siaran yang dilaksnakan KPI pada 2016 menunjukkan bahwa jumlah pemirsa tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas program siaran. Adapun program siaran televisi yang disurvei yakni news, sinetron, infotainment, wisata budaya, religi, variety show, dan lainnya.
Terdapat program siaran yang menurut panel ahli berkualitas tetapi tidak banyak ditonton oleh masyarakat. Oleh karena itu pada 2017 ini, KPI bersma 12 perguruan tinggi di 12 kota di Indonesia kembali menggelar survei indeks kualitas program siaran televisi.
"Memang belum bisa disejajarkan secara 'apple to aple' dengan survei kepemirsaan yang dilakukan oleh Nielsen, tetapi pendapat para ahli tentang kualitas siaran sangat konstruktif untuk menjadi bahan peningkatan kualitas siaran," katanya.
Untuk itu, kata dia, dalam survei kualitas siaran ini, KPI mengundang para ahli untuk melakukan penilaian atas program siaran dari berbagi sudut pandang keahlian di antaranya sosiolog, budayawan, politik, aktivis perempuan dan perlindungan anak, ahli media, dan lainnya.
"Sehingga yang terbangun adalah perpekstif yang komprehensif dari berbagai pihak," katanya.
Persiapan survei dan diskusi panel ahli untuk area Kota Surabaya dilaksanakan selama dua hari yakni pada 30-31 Mei 2017 di Hotel JW Marriott Surabaya. Acara tersebut dihadiri oleh Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah, KPID Jawa Timur Bashlil Hazami dan 10 ahli dari berbagai pergutuan tinggi di Surabaya.
Pewarta : Abdul Hakim
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Daftar lengkap vonis 9 terdakwa korupsi minyak, pejabat Pertamina hingga pengusaha swasta
27 February 2026 6:00 WIB
Sewindu PT KPI, Kilang Pertamina Plaju terus menjaga nyala warisan energi Indonesia
13 November 2025 15:49 WIB
Raih apresiasi Polri, Kilang Pertamina Plaju punya sistem pengamanan berkelas nasional
29 August 2025 14:55 WIB, 2025
Leader's Talk di Kilang Pertamina Plaju, Direksi KPI: Safety dan keandalan operasi jadi kunci efisiensi keuangan
29 August 2025 14:49 WIB, 2025
KPI minta siaran lagu "Indonesia Raya" di televisi - radio digalakkan
17 December 2024 17:28 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Polisi selamatkan 13 wisatawan tenggelam akibat kapal karam di Labuan Bajo
27 September 2026 17:13 WIB
Puluhan rumah di Pademangan terbakar, 380 jiwa kehilangan tempat tinggal
27 September 2026 12:26 WIB
Tim SAR gabungan cari nelayan hilang di perairan Kuala Tungkal Tanjabbar
27 September 2026 12:24 WIB
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB