PDHI Sumsel sterilisasi gratis kucing peliharaan
Minggu, 14 Mei 2017 20:18 WIB
Dokter hewan dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) menyuntikan vaksin rabies ke seekor kucing pada Palembang Pet Festival, Sumsel, Minggu (14/5).(Antarasumsel.com/Feny Selly/Ag/17)
Palembang (Antarasumsel.com) - Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Sumatera Selatan melakukan sterilisasi dan vaksinasi gratis kucing peliharaan masyarakat pada Palembang Pet Festival 2017 di Halaman DPRD Sumsel, Minggu.
"Hari ini kami melakukan sterilisasi dan vaksinasi untuk masyarakat yang ingin kucingnya aman dari berbagai penyakit menular juga mencegah populasi berlebih," kata ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, Dr Jafrizal di sela acara tersebut.
Menurutnya, antusias masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi, yakni jumlah pendaftar tidak bisa ditangani seluruhnya oleh PDHI Sumsel karena keterbatasan tenaga dokter hewan, dimana hanya bisa melayani 60 ekor kucing, sementara sisanya diminta untuk datang ke Puskesmas Hewan (Puskeswan) terdekat.
Sterelisasi sendiri harus dilakukan untuk menekan jumlah populasi kucing, terutama jenis kucing kampung memiliki potensi perkembangbiakan luar biasa, yakni melahirkan 18-20 ekor anak kucing pertahun dimana sedikit saja yang hanya diurus pemiliknya.
Tidak semua kucing yang lahir diurus, bahkan sebenarnya lebih banyak terbuang, maksudnya dibiarkan berkeliaran bebas dan kucing seperti itulah memiliki potensi lebih besar penyebaran penyakit, seperti rabies, termasuk pula anjing liar, kata Jafrizal.
"Hari ini sebenarnya kami juga melakukan eliminasi, yakni mencari kucing yang berpotensi teridentifikasi penyakit rabies, tetapi selama proses tadi tidak ditemukan, jadi kesimpulannya semua kucing baik-baik saja," katanya.
Ia menambahkan, kedepan PDHI dan dinas terkait akan bekerja sama menangkapi anjing dan kucing liar untuk mengidentifikasi penyebaran penyakit hewan dengan fokus utama adalah pasar-pasar, seperti pasar Jakabaring Palembang.
Sementara salah satu warga, Siskia, mengatakan senang mendapatkan sterelisasi dan vaksinasi gratis dari PDHI sekaligus menambah wawasannya mengenai pentingnya pengaturan jumlah peliharaan.
"Memang mencegah kucing untuk beranak rasanya sulit, karena saya juga tidak tahu caranya, maka ketika saya tahu kalau sterelisasi bisa mengendalikan populasi kucing, saya coba ikut saja dan ternyata gratis," kata Siskia.
"Hari ini kami melakukan sterilisasi dan vaksinasi untuk masyarakat yang ingin kucingnya aman dari berbagai penyakit menular juga mencegah populasi berlebih," kata ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, Dr Jafrizal di sela acara tersebut.
Menurutnya, antusias masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi, yakni jumlah pendaftar tidak bisa ditangani seluruhnya oleh PDHI Sumsel karena keterbatasan tenaga dokter hewan, dimana hanya bisa melayani 60 ekor kucing, sementara sisanya diminta untuk datang ke Puskesmas Hewan (Puskeswan) terdekat.
Sterelisasi sendiri harus dilakukan untuk menekan jumlah populasi kucing, terutama jenis kucing kampung memiliki potensi perkembangbiakan luar biasa, yakni melahirkan 18-20 ekor anak kucing pertahun dimana sedikit saja yang hanya diurus pemiliknya.
Tidak semua kucing yang lahir diurus, bahkan sebenarnya lebih banyak terbuang, maksudnya dibiarkan berkeliaran bebas dan kucing seperti itulah memiliki potensi lebih besar penyebaran penyakit, seperti rabies, termasuk pula anjing liar, kata Jafrizal.
"Hari ini sebenarnya kami juga melakukan eliminasi, yakni mencari kucing yang berpotensi teridentifikasi penyakit rabies, tetapi selama proses tadi tidak ditemukan, jadi kesimpulannya semua kucing baik-baik saja," katanya.
Ia menambahkan, kedepan PDHI dan dinas terkait akan bekerja sama menangkapi anjing dan kucing liar untuk mengidentifikasi penyebaran penyakit hewan dengan fokus utama adalah pasar-pasar, seperti pasar Jakabaring Palembang.
Sementara salah satu warga, Siskia, mengatakan senang mendapatkan sterelisasi dan vaksinasi gratis dari PDHI sekaligus menambah wawasannya mengenai pentingnya pengaturan jumlah peliharaan.
"Memang mencegah kucing untuk beranak rasanya sulit, karena saya juga tidak tahu caranya, maka ketika saya tahu kalau sterelisasi bisa mengendalikan populasi kucing, saya coba ikut saja dan ternyata gratis," kata Siskia.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Sumsel imbau warga segera cek kesehatan setelah konsumsi daging kucing
10 September 2025 19:24 WIB
Kucing Presiden Prabowo "Bobby Kertanegara" dapat hadiah dari PM Australia, syal berwarna merah
16 May 2025 9:54 WIB
Kememhut lepasliarkan Kucing Emas di Leuser dukung perkembangan alami
26 February 2025 9:46 WIB, 2025
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB