Menteri Yasona puji P2TP2A Batam
Selasa, 11 April 2017 13:49 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/Ag)
Batam (Antarasumsel.com) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise memuji pelayanan yang diberikan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batam Kepulauan Riau, Senin.
"Saya sudah melihat satu per satu ruangan, cukup memadai, sudah sesuai dengan standar yang kita inginkan," kata Menteri Yasona.
Dalam kunjungan itu ia berpesan agar pelayanan terpadu Batam lebih giat menyosialisasikan apa itu kekerasan kepada perempuan dan anak, agar bisa dihindari sesuai dengan tiga program prioritas Kementerian.
Tiga program prioritas dari Kementerian adalah akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan ekonomi.
Menteri juga mengajak semua elemen masyarakat, LSM, Kepolisian dan pemerintah sama - sama memperhatikan lingkungan kita.
Ibu Wali Kota Batam Marlin Agustina yang mendampingi Menteri menyatakan angka kekerasan di kota itu meningkat.
Menurut dia, kebanyakan kekerasan yang terjadi dipicu kondisi perekonomian.
Lokasi Batam yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia juga menyebabkan banyak terjadi perdagangan manusia.
Karenanya, Ibu Wali Kota meminta Kementerian membantu mengurangi perdagangan manusia yang merugikan bangsa dan negara.
"Kami meminta Ibu Menteri agar adanya pelatihan dan sosialisasi bagi masyarakat yang dapat menambah pengetahuan dan kesadaran sehingga mengurangi kekerasan dan perdagangan perempuan dan anak di Kota Batam," kata Marlin.
Dalam kunjungan itu, Menteri Yohana Susana Yembise menyerahkan komputer lengkap dengan mesin cetak untuk P2TP2PA Batam.
"Saya sudah melihat satu per satu ruangan, cukup memadai, sudah sesuai dengan standar yang kita inginkan," kata Menteri Yasona.
Dalam kunjungan itu ia berpesan agar pelayanan terpadu Batam lebih giat menyosialisasikan apa itu kekerasan kepada perempuan dan anak, agar bisa dihindari sesuai dengan tiga program prioritas Kementerian.
Tiga program prioritas dari Kementerian adalah akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan ekonomi.
Menteri juga mengajak semua elemen masyarakat, LSM, Kepolisian dan pemerintah sama - sama memperhatikan lingkungan kita.
Ibu Wali Kota Batam Marlin Agustina yang mendampingi Menteri menyatakan angka kekerasan di kota itu meningkat.
Menurut dia, kebanyakan kekerasan yang terjadi dipicu kondisi perekonomian.
Lokasi Batam yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia juga menyebabkan banyak terjadi perdagangan manusia.
Karenanya, Ibu Wali Kota meminta Kementerian membantu mengurangi perdagangan manusia yang merugikan bangsa dan negara.
"Kami meminta Ibu Menteri agar adanya pelatihan dan sosialisasi bagi masyarakat yang dapat menambah pengetahuan dan kesadaran sehingga mengurangi kekerasan dan perdagangan perempuan dan anak di Kota Batam," kata Marlin.
Dalam kunjungan itu, Menteri Yohana Susana Yembise menyerahkan komputer lengkap dengan mesin cetak untuk P2TP2PA Batam.
Pewarta : Jannatun Naim
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB