Berry/Hardianto juara ganda putra Malaysia Masters 2017
Minggu, 22 Januari 2017 19:54 WIB
Ganda putra Indonesia (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Jakartan (Antarasumsel.com) - Pasangan ganda putra Indonesia Berry Angriawan/Hardianto akhirnya meraih gelar juara dalam turnamen Malaysia Masters 2017 di Sibu, Sarawak, Malaysia, Minggu.
Dipantau dari tournamentsoftware, kepastian gelar juara tersebut didapatkan Berry/Hardianto setelah membungkam pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam partai dua game.
Di game pertama, Berry/Hardianto sempat tertinggal 7 poin dengan skor 1-8 di awal laga, hingga akhirnya mampu menyamakan poin menjadi 18-18 dan jual beli serangan tidak terhindarkan. Namun, Berry/Hardianto lebih unggul hingga menang tipis 21-19.
Di game kedua, pertandingan mereka berlangsung dengan tempo lebih cepat. Kedua pasangan sempat bermain sama kuat, 6-6. Namun, dengan kegigihan Berry/Hardianto perolehan mereka tak terkejar oleh lawannya, akhirnya mereka menang dengan skor 21-12.
Pelatih sektor ganda PP PBSI Herry Iman Pierngadi mengatakan bahwa kemenangan pasangan yang baru terbentuk dan pertama kali turun di turnamen itu sudah diprediksi sejak lolosnya Berry/Hardianto dan lawannya ke semifinal.
"Menurut saya penentuan di partai final karena dari kualitas, lawan mereka lebih bagus di semifinal. Ini capaian yang bagus, melebihi target untuk mereka," kata Herry melalui pesan singkat kepada Antara.
Namun, sayangnya capaian Berry/Hardianto sebagai juara di Malaysia Masters tidak diikuti oleh kompatriotnya yang lain. Capaian ini merupakan satu-satunya gelar juara yang berhasil diamankan Indonesia.
Dipantau dari tournamentsoftware, kepastian gelar juara tersebut didapatkan Berry/Hardianto setelah membungkam pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam partai dua game.
Di game pertama, Berry/Hardianto sempat tertinggal 7 poin dengan skor 1-8 di awal laga, hingga akhirnya mampu menyamakan poin menjadi 18-18 dan jual beli serangan tidak terhindarkan. Namun, Berry/Hardianto lebih unggul hingga menang tipis 21-19.
Di game kedua, pertandingan mereka berlangsung dengan tempo lebih cepat. Kedua pasangan sempat bermain sama kuat, 6-6. Namun, dengan kegigihan Berry/Hardianto perolehan mereka tak terkejar oleh lawannya, akhirnya mereka menang dengan skor 21-12.
Pelatih sektor ganda PP PBSI Herry Iman Pierngadi mengatakan bahwa kemenangan pasangan yang baru terbentuk dan pertama kali turun di turnamen itu sudah diprediksi sejak lolosnya Berry/Hardianto dan lawannya ke semifinal.
"Menurut saya penentuan di partai final karena dari kualitas, lawan mereka lebih bagus di semifinal. Ini capaian yang bagus, melebihi target untuk mereka," kata Herry melalui pesan singkat kepada Antara.
Namun, sayangnya capaian Berry/Hardianto sebagai juara di Malaysia Masters tidak diikuti oleh kompatriotnya yang lain. Capaian ini merupakan satu-satunya gelar juara yang berhasil diamankan Indonesia.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pupuk Indonesia pastikan pasokan pupuk nasional aman di tengah konflik Timur Tengah
11 March 2026 13:53 WIB
Mudahkan transaksi, pembayaran digital Indonesia bisa digunakan di Alipay mulai Mei 2026
11 March 2026 8:39 WIB
Kronologi aksi heroik staf KBRI Kuala Lumpur coba selamatkan WNI di danau Selangor
11 March 2026 7:08 WIB
Indonesia peringkat dua dunia program pemberian makan di sekolah, capai 49 juta siswa
09 March 2026 12:35 WIB
Prakiraan cuaca Kota Palembang 8 Maret 2026: BMKG prediksi sebagan besar berawan
08 March 2026 8:09 WIB
Performa Maarten Paes di Liga Belanda, lakukan penyelamatan krusial meski Ajax tumbang
08 March 2026 8:03 WIB
WBC umumkan duel Takuma Inoue vs Kazuto Ioka, ujian berat adik sang Monster di Jepang
07 March 2026 16:36 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Hujan gol di Metropolitano, Atletico Madrid cukur Tottenham 5-2 di Liga Champions
11 March 2026 8:45 WIB
Alvaro Carreras cedera jelang laga Real Madrid lawan Manchester City di UEFA Champions League
09 March 2026 20:59 WIB
Juventus vs Pisa 4-0, Si Nyonya Tua mengamuk di babak kedua lewat aksi Cambiaso hingga Boga
08 March 2026 8:11 WIB