Legislator prihatin terjadinya longsor di OKU Selatan
Rabu, 28 September 2016 0:21 WIB
Jalan laongsor . (Foto antarasumsel.com/Banu S)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Anggota DPRD Sumatera Selatan Sri Mulyadi menyatakan rasa prihatin terjadinya longsor di beberapa desa di Kecamatan Muara Dua Kisam, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
"Kita merasa prihatin terjadinya longsor di Kecamatan Muara Dua Kisam beberapa hari lalu," kata Anggota DPRD Sumatera Selatan Sri Mulyadi saat ditanya adanya sejumlah desa di Kecamatan Muara Dua Kisam yang terisolasi akibat longsor di Palembang, Selasa.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan sudah mengerahkan alat berat untuk menghilangkan longsor tersebut.
"Sekarang tanahnya sudah dipinggirkan, karena longsornya lumayan parah," katanya.
Ia menilai, Badan Penanggulangan Bencana Ogan Komering Ulu Selatan juga sudah tanggap untuk menanggulangi longsor tersebut.
"Pada waktu saya masih menjadi pimpinan DPRD Ogan Komering Ulu Selatan, kami sudah menganggarkan dan membeli alat berat, ada truk besar untuk mengantisipasi rawan bencana ini, karena daerah OKU Selatan itu banyak perbukitan," ujarnya.
Hal senada juga dikemukakan Anggota DPRD Sumsel dari daerah pemilihan OKU Selatan, Zainuddin, kalau longsor tersebut sudah dibersihkan oleh pihak pemerintah kabupaten OKU Selatan.
"Memang daerah itu tidak ada jalan pintas, bukit dan rawan longsor," tuturnya.
Ia mengimbau, masyarakat di daerah itu harus berhati-hati melewati jalan yang rawan longsor, karena musim hujan. Kalau di OKU Selatan memang rawan longsor dan informasinya alat berat sudah diturunkan di lokasi terkena longsor, apalagi daerah itu tidak ada jalan pintas, katanya.
"Kita merasa prihatin terjadinya longsor di Kecamatan Muara Dua Kisam beberapa hari lalu," kata Anggota DPRD Sumatera Selatan Sri Mulyadi saat ditanya adanya sejumlah desa di Kecamatan Muara Dua Kisam yang terisolasi akibat longsor di Palembang, Selasa.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan sudah mengerahkan alat berat untuk menghilangkan longsor tersebut.
"Sekarang tanahnya sudah dipinggirkan, karena longsornya lumayan parah," katanya.
Ia menilai, Badan Penanggulangan Bencana Ogan Komering Ulu Selatan juga sudah tanggap untuk menanggulangi longsor tersebut.
"Pada waktu saya masih menjadi pimpinan DPRD Ogan Komering Ulu Selatan, kami sudah menganggarkan dan membeli alat berat, ada truk besar untuk mengantisipasi rawan bencana ini, karena daerah OKU Selatan itu banyak perbukitan," ujarnya.
Hal senada juga dikemukakan Anggota DPRD Sumsel dari daerah pemilihan OKU Selatan, Zainuddin, kalau longsor tersebut sudah dibersihkan oleh pihak pemerintah kabupaten OKU Selatan.
"Memang daerah itu tidak ada jalan pintas, bukit dan rawan longsor," tuturnya.
Ia mengimbau, masyarakat di daerah itu harus berhati-hati melewati jalan yang rawan longsor, karena musim hujan. Kalau di OKU Selatan memang rawan longsor dan informasinya alat berat sudah diturunkan di lokasi terkena longsor, apalagi daerah itu tidak ada jalan pintas, katanya.
Pewarta : Susilawati
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB
Pemkab OKU Selatan perbaiki jalan longsor di Desa Rantau Nipis, pulihkan aktivitas warga
21 April 2026 22:51 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB