Kapolda Sumsel: waspadai ancaman terorisme
Rabu, 3 Februari 2016 20:02 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko P. (Foto Antarasumsel.com/16/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Djoko Prastowo mengimbau masyarakat yang tersebar di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat agar selalu mewaspadai ancaman terorisme.
"Peningkatan kewaspadaan jangan hanya dilakukan pada saat terjadinya aksi teror, tetapi harus dilakukan setiap saat dan jangan berlebihan sehingga mengganggu kenyamanan melakukan aktivitas rutin," kata kapolda pada acara silaturahmi dengan pemimpin redaksi serta wartawan media cetak dan elektronik di Palembang, Rabu.
Menurut dia, aksi terorisme setiap saat bisa mengancam masyarakat. Namun melalui kewaspadaan yang tinggi, dapat menutup celah pelaku kejahatan itu melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Menghadapi aksi terorisme masyarakat jangan panik, tetap beraktivitas seperti biasa, namun perlu meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.
Dia menjelaskan, tujuan aksi terorisme untuk membuat resah serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, oleh karena itu tidak perlu disikapi berlebihan.
Jika masyarakat melihat ada seseorang atau sekelompok orang yang dicurigai sebagai pelaku teror dan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat diminta segera melapor ke petugas keamanan terdekat.
Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan ketertiban masyarakat, pihaknya juga memerintahkan seluruh jajaran Satuan Wilayah untuk meningkatkan kesiap siagaan dan pengamanan wilayah masing-masing.
Seluruh personel di jajaran Polda Sumsel diperintahkan untuk melakukan tindakan cipta kondisi yang dapat meminimalkan ruang gerak orang-orang yang akan membuat gangguan keamanan dan meresahkan masyarakat.
Melalui tindakan kepolisian dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat tersebut, diharapkan wilayah Sumsel yang selama ini sangat kondusif dapat terus terpelihara dan berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, kata kapolda.
Sementara itu Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak pada kesempatan yang sama menambahkan pihaknya berupaya mendukung aparat kepolisian mencegah aksi terorisme, masuknya paham ISIS, serta menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap terpelihara dengan baik/kondusif.
Dalam kondisi tertib sipil sekarang ini pihaknya mendukung berbagai tindakan kepolisian untuk menciptakan kamtibmas agar tetap kondusif, dan sebaliknya jika terjadi tindakan yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan negara pihaknya akan tampil di depan, katanya.
"Peningkatan kewaspadaan jangan hanya dilakukan pada saat terjadinya aksi teror, tetapi harus dilakukan setiap saat dan jangan berlebihan sehingga mengganggu kenyamanan melakukan aktivitas rutin," kata kapolda pada acara silaturahmi dengan pemimpin redaksi serta wartawan media cetak dan elektronik di Palembang, Rabu.
Menurut dia, aksi terorisme setiap saat bisa mengancam masyarakat. Namun melalui kewaspadaan yang tinggi, dapat menutup celah pelaku kejahatan itu melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Menghadapi aksi terorisme masyarakat jangan panik, tetap beraktivitas seperti biasa, namun perlu meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.
Dia menjelaskan, tujuan aksi terorisme untuk membuat resah serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, oleh karena itu tidak perlu disikapi berlebihan.
Jika masyarakat melihat ada seseorang atau sekelompok orang yang dicurigai sebagai pelaku teror dan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat diminta segera melapor ke petugas keamanan terdekat.
Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan ketertiban masyarakat, pihaknya juga memerintahkan seluruh jajaran Satuan Wilayah untuk meningkatkan kesiap siagaan dan pengamanan wilayah masing-masing.
Seluruh personel di jajaran Polda Sumsel diperintahkan untuk melakukan tindakan cipta kondisi yang dapat meminimalkan ruang gerak orang-orang yang akan membuat gangguan keamanan dan meresahkan masyarakat.
Melalui tindakan kepolisian dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat tersebut, diharapkan wilayah Sumsel yang selama ini sangat kondusif dapat terus terpelihara dan berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, kata kapolda.
Sementara itu Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak pada kesempatan yang sama menambahkan pihaknya berupaya mendukung aparat kepolisian mencegah aksi terorisme, masuknya paham ISIS, serta menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap terpelihara dengan baik/kondusif.
Dalam kondisi tertib sipil sekarang ini pihaknya mendukung berbagai tindakan kepolisian untuk menciptakan kamtibmas agar tetap kondusif, dan sebaliknya jika terjadi tindakan yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan negara pihaknya akan tampil di depan, katanya.
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Riau tetapkan dua tersangka perambahan 118 hektare hutan di Rokan Hilir
24 July 2026 20:29 WIB
Tim esport Polres Banyuasin sabet juara pertama turnamen Piala Kapolda Sumsel
06 July 2026 22:36 WIB
Kapolda Sumsel pastikan Tol Kapal Betung siap dilintasi kendaraan pemudik Lebaran 2026
10 March 2026 22:22 WIB
Kapolda Sumsel dan Kepala Biro ANTARA bahas sinergi penyebaran informasi publik
08 August 2025 22:13 WIB, 2025
Tiga orang meningggal, Kapolda Jabar olah TKP lokasi pesta rakyat di Garut
19 July 2025 9:16 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polda Sumsel edukasi 2.415 warga di sembilan daerah terkait pencegahan karhutla
31 August 2026 18:55 WIB
Polisi Banyuasin tetapkan satu tersangka pembakar lahan di Kecamatan Suak Tapeh
31 August 2026 18:53 WIB
Kejati Sumsel tangani tujuh perkara karhutla dan tujuh tersangka per Agustus 2026
28 August 2026 19:55 WIB