Sumsel bentuk tim amankan aset daerah
Rabu, 3 Februari 2016 15:41 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Mukti Sulaiman (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/15/den)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan membentuk tim untuk mengamankan aset berupa lahan di kawasan Punti Kayu Palembang.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Mukti Sulaiman di Palembang, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya membentuk tim untuk meneliti dan mengamankan lahan di kawasan hutan wisata Punti Kayu Palembang.
Pembentukan tim tersebut karena ada dugaan lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel di kawasan Perumahan Pemda itu diambil masyarakat.
Oleh karena itu, pihaknya membentuk tim untuk mengamankan aset tersebut.
Menurut dia, selain itu tim tersebut akan meneliti lahan yang ada karena pemerintah daerah juga memiliki lahan di wilayah Punti Kayu tersebut.
"Yang jelas aset yang ada harus diamankan, termasuk di areal Punti Kayu Palembang tersebut," katanya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan masyarakat mengambil lahan Pemerintah Provinsi Sumsel.
"Jadi, aset yang ada akan dijaga sehingga tidak diambil masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Ketua Wilayah Lahan Pemerintah Daerah di Punti Kayu Mahfudz Rahim melaporkan dugaan masyarakat mengambil lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel.
Sebagaimana di areal Punti Kayu Palembang ada Perumahan Pemda dan lahan di sekitarnya sekarang juga ada penduduk baru.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Mukti Sulaiman di Palembang, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya membentuk tim untuk meneliti dan mengamankan lahan di kawasan hutan wisata Punti Kayu Palembang.
Pembentukan tim tersebut karena ada dugaan lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel di kawasan Perumahan Pemda itu diambil masyarakat.
Oleh karena itu, pihaknya membentuk tim untuk mengamankan aset tersebut.
Menurut dia, selain itu tim tersebut akan meneliti lahan yang ada karena pemerintah daerah juga memiliki lahan di wilayah Punti Kayu tersebut.
"Yang jelas aset yang ada harus diamankan, termasuk di areal Punti Kayu Palembang tersebut," katanya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan masyarakat mengambil lahan Pemerintah Provinsi Sumsel.
"Jadi, aset yang ada akan dijaga sehingga tidak diambil masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Ketua Wilayah Lahan Pemerintah Daerah di Punti Kayu Mahfudz Rahim melaporkan dugaan masyarakat mengambil lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel.
Sebagaimana di areal Punti Kayu Palembang ada Perumahan Pemda dan lahan di sekitarnya sekarang juga ada penduduk baru.
Pewarta :
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik Sumsel evaluasi pembelajaran jarak jauh tingkat SMA terkait kabut asap
12 September 2026 19:16 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kolaborasi multipihak bantu tangani kebakaran kebun warga di Desa Kaliberau Muba
16 September 2026 12:10 WIB
PT BMH libatkan masyarakat Desa Riding OKI cegah karhutla melalui program Zero Fire
16 September 2026 11:20 WIB