Kemensos luncurkan telepon sahabat adiksi
Kamis, 10 September 2015 18:15 WIB
Bogor (ANTARA Sumsel) - Kementerian Sosial meluncurkan telepon sahabat adiksi sebagai media untuk informasi, pengaduan dan konsultasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.
"Kita sudah buka telepon sahabat adiksi dengan nomor 021-171, Mudah-mudahan ini bisa menjadi pintu masuk perluasan jangkauan untuk rehabilitasi," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Bogor, Kamis.
Peluncuran telepon adiksi dilakukan pada Jambore Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan langsung diuji coba oleh Khofifah.
Call center tersebut diluncurkan karena tidak semua pengguna narkotika berani datang ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk direhabilitasi.
"Masih ada ketakutan mereka bahwa akan dipidana, juga terkait stigma. Selain itu, ada yang masih sekolah atau kerja dan mereka tidak punya kesempatan waktu terlalu lama untuk rehabilitasi," katanya.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo menargetkan untuk merehabilitasi 100 ribu penyalahguna narkotika pada 2015 dan pada 2016 ditargetkan 200 ribu.
Saat ini sudah 4.923 orang korban penyalahgunaan narkotika yang menjalani rehabilitasi sosial di sejumlah IPWL.
"Kita sudah buka telepon sahabat adiksi dengan nomor 021-171, Mudah-mudahan ini bisa menjadi pintu masuk perluasan jangkauan untuk rehabilitasi," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Bogor, Kamis.
Peluncuran telepon adiksi dilakukan pada Jambore Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan langsung diuji coba oleh Khofifah.
Call center tersebut diluncurkan karena tidak semua pengguna narkotika berani datang ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk direhabilitasi.
"Masih ada ketakutan mereka bahwa akan dipidana, juga terkait stigma. Selain itu, ada yang masih sekolah atau kerja dan mereka tidak punya kesempatan waktu terlalu lama untuk rehabilitasi," katanya.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo menargetkan untuk merehabilitasi 100 ribu penyalahguna narkotika pada 2015 dan pada 2016 ditargetkan 200 ribu.
Saat ini sudah 4.923 orang korban penyalahgunaan narkotika yang menjalani rehabilitasi sosial di sejumlah IPWL.
Pewarta : Oleh: Desi Purnamawati
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumsel luncurkan program "health tourism", siapkan wisata medis pada akhir Januari 2026
13 January 2026 19:26 WIB
BKHIT Sumsel luncurkan aplikasi Go Ekspor, fasilitasi UMKM tembus pasar dunia
16 December 2025 7:41 WIB
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB