Harga karet jelang Ramadhan bergerak naik
Rabu, 3 Juni 2015 8:26 WIB
Harga getah karet di Kabupaten OKU naik (Foto:antarasumsel.com/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Para petani di Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan merasa senang, karena harga getah karet sejak beberapa hari terakhir atau menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini mulai bergerak naik dari sebelumnya.
Harga getah karet bulanan naik menjadi Rp8.900 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp7.000 per kg, kata Komri (38) salah satu petani Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan di Baturaja, Rabu.
Ia bersama petani lainnya berharap, harga karet bisa terus naik, terlebih lagi sudah mendekati bulan suci Ramadhan banyak kebutuhan mendesak harus dibeli.
"Alhamdulillah harga getah karet mulai meningkat, kami harapkan terus naik dan minimal bisa bertahan" katanya.
Ia mengakui, walaupun jumlah penghasilan belum sebanding dengan pengeluaran setiap minggunya, namun adanya kenaikan harga yang cukup signifikan pada beberapa hari terakhir terasa cukup membantu para petani.
Hanya saja, kata dia, yang sangat disayangkan kenaikan harga karet itu tidak diimbangi dengan jumlah produksi, karena sekarang ini mulai musim kemarau getah hasil sadapan jauh menurun.
Menurut Juanda, pedagang pengumpul di Kecamatan Peninjauan bahwa getah mingguan yang biasanya dihasilkan petani jumlah beratnya berkurang akibat pengaruh musim kemarau.
Ia mencontohkan, biasanya setiap minggu getah karet salah satu petani mencapai satu kuintal, sekarang berkurang paling tinggi hanya 70 kg saja.
Harga getah karet bulanan naik menjadi Rp8.900 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp7.000 per kg, kata Komri (38) salah satu petani Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan di Baturaja, Rabu.
Ia bersama petani lainnya berharap, harga karet bisa terus naik, terlebih lagi sudah mendekati bulan suci Ramadhan banyak kebutuhan mendesak harus dibeli.
"Alhamdulillah harga getah karet mulai meningkat, kami harapkan terus naik dan minimal bisa bertahan" katanya.
Ia mengakui, walaupun jumlah penghasilan belum sebanding dengan pengeluaran setiap minggunya, namun adanya kenaikan harga yang cukup signifikan pada beberapa hari terakhir terasa cukup membantu para petani.
Hanya saja, kata dia, yang sangat disayangkan kenaikan harga karet itu tidak diimbangi dengan jumlah produksi, karena sekarang ini mulai musim kemarau getah hasil sadapan jauh menurun.
Menurut Juanda, pedagang pengumpul di Kecamatan Peninjauan bahwa getah mingguan yang biasanya dihasilkan petani jumlah beratnya berkurang akibat pengaruh musim kemarau.
Ia mencontohkan, biasanya setiap minggu getah karet salah satu petani mencapai satu kuintal, sekarang berkurang paling tinggi hanya 70 kg saja.
Pewarta : Oleh Edo Purmana
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga karet KKK 100 persen naik dipengaruhi fluktuasi minyak mentah
05 February 2021 14:38 WIB, 2021
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pusri pastikan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi aman hadapi musim kemarau
24 August 2026 12:28 WIB