Jalan Lintas Muba-Bengkulu nyaris putus
Rabu, 20 Mei 2015 19:13 WIB
Ilustrasi - Jalan rusak parah. (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Jalan lintas yang menghubungkan wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan Bengkulu mengalami kerusakan yang sangat parah dan nyaris putus atau tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.
Kerusakan jalan lintas di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) itu, Rabu, dikeluhkan sejumlah masyarakat dan sopir angkutan umum dan barang yang biasa melakukan perjalanan dari Kota Palembang ke Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklinggau serta ke provinsi tetangga Bengkulu dan sebaliknya.
Salah seorang warga yang berhasil melintasi jalan Muba dengan kondisi rusak parah itu, Yusuf, mengeluhkan jalan lintas terutama di Kecamatan Sanga Desa terdapat tiga titik yang mengalami kerusakan dengan lobang yang cukup dalam dan nyaris tidak bisa dilewati.
"Saya sangat terkejut ketika melintasi jalan di Sanga Desa wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, terjadi kemacetan yang sangat panjang karena kendaraan harus ekstra hati-hati melalui jalan yang rusak parah dan berjalan secara bergiliran," ujarnya kesal.
Menurut dia, beberapa hari sebelumnya ketika mengawali perjalanan dari Kota Palembang ke Kota Lubuklinggau dan Bengkulu, jalan lintas di wilayah Musi Banyuasin itu sudah mengalami kerusakan namun tidak disangka kondisinya semakin buruk.
"Saya sangat menyesal kembali melintasi jalan Sanga Desa, Musi Banyuasin untuk melakukan perjalanan pulang ke Palembang karena kondisi jalan lintas tersebut semakin parah dan nyaris putus," ujarnya.
Melihat kondisi kerusakan jalan yang semakin parah itu, jalan lintas tersebut sudah tidak layak lagi dilewati, dan disarankan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mencari jalur alternatif agar terhindar dari hal-hal yang tidak dinginkan seperti mobil terbalik terjebak dalam lobang dan kemacetan panjang yang cukup lama lebih dari tiga jam.
Guna menghindari jalan rusak parah tersebut, ada beberapa jalan alternatif yang bisa dipilih untuk melakukan perjalanan dari Kota Palembang ke Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklingau dan beberapa daerah wilayah Provinsi Bengkulu dan sebaliknya.
Jalan alternatif tersebut yakni rute Bengkulu, Pagaralam, Lahat atau Bengkulu, Curup, Lubuklinggau, Tebingtinggi, Lahat menuju Kota Palembang.
Disarankan kepada masyarakat, sopir angkutan umum dan barang untuk sementara menghindari jalan lintas di wilayah Musi Banyuasin dan menggunakan jalan alternatif rute tersebut sebelum dilakukan perbaikan pada ruas jalan yang rusak parah itu, ujar pengguna jalan lintas itu.
Sementara salah seorang sopir angkutan umum travel Palembang-Bengkulu, Rustam, mengeluhkan kondisi jalan lintas Sumatera di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin yang semakin hari semakin parah dan tidak ada tanda-tanda akan diperbaiki dalam waktu dekat ini.
Jalan lintas tersebut termasuk jalur yang cukup padat dan memperpendek jarak tempuh sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat selaku penanggung jawab jalan negara untuk segera melakukan perbaikan, harapnya.
Kerusakan jalan lintas di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) itu, Rabu, dikeluhkan sejumlah masyarakat dan sopir angkutan umum dan barang yang biasa melakukan perjalanan dari Kota Palembang ke Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklinggau serta ke provinsi tetangga Bengkulu dan sebaliknya.
Salah seorang warga yang berhasil melintasi jalan Muba dengan kondisi rusak parah itu, Yusuf, mengeluhkan jalan lintas terutama di Kecamatan Sanga Desa terdapat tiga titik yang mengalami kerusakan dengan lobang yang cukup dalam dan nyaris tidak bisa dilewati.
"Saya sangat terkejut ketika melintasi jalan di Sanga Desa wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, terjadi kemacetan yang sangat panjang karena kendaraan harus ekstra hati-hati melalui jalan yang rusak parah dan berjalan secara bergiliran," ujarnya kesal.
Menurut dia, beberapa hari sebelumnya ketika mengawali perjalanan dari Kota Palembang ke Kota Lubuklinggau dan Bengkulu, jalan lintas di wilayah Musi Banyuasin itu sudah mengalami kerusakan namun tidak disangka kondisinya semakin buruk.
"Saya sangat menyesal kembali melintasi jalan Sanga Desa, Musi Banyuasin untuk melakukan perjalanan pulang ke Palembang karena kondisi jalan lintas tersebut semakin parah dan nyaris putus," ujarnya.
Melihat kondisi kerusakan jalan yang semakin parah itu, jalan lintas tersebut sudah tidak layak lagi dilewati, dan disarankan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mencari jalur alternatif agar terhindar dari hal-hal yang tidak dinginkan seperti mobil terbalik terjebak dalam lobang dan kemacetan panjang yang cukup lama lebih dari tiga jam.
Guna menghindari jalan rusak parah tersebut, ada beberapa jalan alternatif yang bisa dipilih untuk melakukan perjalanan dari Kota Palembang ke Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklingau dan beberapa daerah wilayah Provinsi Bengkulu dan sebaliknya.
Jalan alternatif tersebut yakni rute Bengkulu, Pagaralam, Lahat atau Bengkulu, Curup, Lubuklinggau, Tebingtinggi, Lahat menuju Kota Palembang.
Disarankan kepada masyarakat, sopir angkutan umum dan barang untuk sementara menghindari jalan lintas di wilayah Musi Banyuasin dan menggunakan jalan alternatif rute tersebut sebelum dilakukan perbaikan pada ruas jalan yang rusak parah itu, ujar pengguna jalan lintas itu.
Sementara salah seorang sopir angkutan umum travel Palembang-Bengkulu, Rustam, mengeluhkan kondisi jalan lintas Sumatera di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin yang semakin hari semakin parah dan tidak ada tanda-tanda akan diperbaiki dalam waktu dekat ini.
Jalan lintas tersebut termasuk jalur yang cukup padat dan memperpendek jarak tempuh sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat selaku penanggung jawab jalan negara untuk segera melakukan perbaikan, harapnya.
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasamarga terus perbaiki jalan berlubang akibat banjir di jalan Tol Jakarta-Cikampek
31 January 2026 9:14 WIB
Petani di Aceh digaji negara selama pemulihan lahan sawah terdampak bencana
17 January 2026 9:19 WIB
Pemprov Sumsel bantu dana perbaikan jalan rusak di Kabupaten OKU Rp7 miliar
02 December 2025 15:35 WIB
BNPB: Erupsi Semeru sebabkan tiga orang luka berat dan 204 hekater lahan rusak
24 November 2025 8:49 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB