Gubernur: Jalan batu bara beroperasi 2016
Senin, 4 Mei 2015 16:27 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly/Aw)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berjanji akan turut mendorong perampungan penyediaan lahan dan pembangunan jalan khusus bagi truk batu bara paling lambat beroperasi pada 2016.
"Saat ini sudah masa penghujung musim hujan, jadi mumpung mau kemarau, pemerintah provinsi mendorong perusahaan batu bara segera menyeleseaikan proyek pembangunan jalan khusus ini," kata Alex di Palembang, Senin.
Ia mengatakan, penegasan kepada perusahaan batu bara ini sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu namun terdapat sejumlah kendala sehingga jalan khusus batu bara tersebut tak kunjung selesai.
"Sejak lama kami meminta perusahaan batu bara untuk segera membuat jalan khusus, tapi itulah banyak masalah yang dihadapi, seperti cuaca hingga keterbatasan dana. Itulah seperti saya katakan, mumpung mau musim kemarau, kerjakanlah. Diharapan pihak perusahaan membulatkan tekat untuk menyelesaikannya," kata dia.
Sembari menunggu, ia melanjutkan, pemerintah provinsi tetap konsentrasi menjalankan aturan pelarangan truk batu bara melintasi jalan umum pada siang hari.
"Razia tetap dilakukan, jadi truk hanya boleh melintas pukul 18.00 WIB hingga 03.00 WIB saja," ujar dia.
Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, Dan Komunikasi (Dishubkominfo) Sumsel Nasrun Umar mengatakan pihaknya terus menekan operator jalan khusus PT Titan dan PT Epi agar menyelesaikan pengerjaan jalan khusus itu.
"Untuk jalan khusus yang dibuat PT Titan dari titik 0 sampai 64 km masih belum tuntas, sedangkan PT Epi masih memperbaiki dan bernegosiasi dengan PT MHP untuk melewati jalan perkebunan MHP," kata Nasrun.
"Saat ini sudah masa penghujung musim hujan, jadi mumpung mau kemarau, pemerintah provinsi mendorong perusahaan batu bara segera menyeleseaikan proyek pembangunan jalan khusus ini," kata Alex di Palembang, Senin.
Ia mengatakan, penegasan kepada perusahaan batu bara ini sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu namun terdapat sejumlah kendala sehingga jalan khusus batu bara tersebut tak kunjung selesai.
"Sejak lama kami meminta perusahaan batu bara untuk segera membuat jalan khusus, tapi itulah banyak masalah yang dihadapi, seperti cuaca hingga keterbatasan dana. Itulah seperti saya katakan, mumpung mau musim kemarau, kerjakanlah. Diharapan pihak perusahaan membulatkan tekat untuk menyelesaikannya," kata dia.
Sembari menunggu, ia melanjutkan, pemerintah provinsi tetap konsentrasi menjalankan aturan pelarangan truk batu bara melintasi jalan umum pada siang hari.
"Razia tetap dilakukan, jadi truk hanya boleh melintas pukul 18.00 WIB hingga 03.00 WIB saja," ujar dia.
Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, Dan Komunikasi (Dishubkominfo) Sumsel Nasrun Umar mengatakan pihaknya terus menekan operator jalan khusus PT Titan dan PT Epi agar menyelesaikan pengerjaan jalan khusus itu.
"Untuk jalan khusus yang dibuat PT Titan dari titik 0 sampai 64 km masih belum tuntas, sedangkan PT Epi masih memperbaiki dan bernegosiasi dengan PT MHP untuk melewati jalan perkebunan MHP," kata Nasrun.
Pewarta : Oleh Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
PNM Palembang salurkan bantuan sumur bor dan menara air di Tungkal Jaya Muba
25 September 2026 19:46 WIB
Kolaborasi TNI AU dan APP Group perkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan
25 September 2026 19:38 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB
Pemkot Palembang cegah stunting jalankan program pemberian makanan tambahan
24 September 2026 22:04 WIB