Sopir bajaj namai anak "KAA"
Jumat, 24 April 2015 16:22 WIB
Peringatan Konferensi Asia Afrika Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan pada Peringatan ke-60 Tahun Konferensi Asia Afrika 2015 di gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4). (ANTARA FOTO/AACC2015/M Agung Rajasa)
Bandung, (ANTARA Sumsel) - Sopir bajaj, Sudarso (45) yang bertugas memberikan pelayanan wisata transportasi dalam rangka peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung, Jawa Barat, memberi nama anaknya yang baru lahir dengan nama Diva Bragawati KAA.
"Ya anak saya lahir saat saya sedang ditugaskan di Bandung, terlintas saya beri nama anak saya yang berkaitan dengan kegiatan KAA ini," kata Sudarso saat ditemui di pangkalan bajaj PGN, Media Center KAA, Jalan Braga, Bandung, Jumat.
Ia menjelaskan, makna nama yang diberikan kepada anak perempuannya itu yakni Diva artinya besar, Bragawati diambil dari nama Jalan Braga, dan KAA artinya Konferensi Asia Afrika.
Nama tersebut, kata dia, terucap seketika, kemudian menyampaikan kepada istrinya agar anak keduanya itu diberi nama Diva Bragawati KAA.
"Nama KAA-nya ini nggak dipanjangkan, istri saya setuju dengan nama itu. Sebelumnya nggak ada nama yang disiapkan, seketika saja," kata pria yang sudah menjalani profesi sopir bajaj tahun 2006 di Jakarta itu.
Ia menuturkan, awal memberi nama itu ketika dirinya sedang bertugas memberikan pelayanan wisata transportasi dalam rangka KAA di Bandung.
Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah itu sudah menjalankan tugasnya di Bandung, sejak Minggu (19/4) sampai 26 April 2015.
Setelah tiga hari di Bandung, Sudarso diberitahu istrinya, Rohimah (24) akan melahirkan, tidak lama kembali mendapatkan kabar bahwa anaknya sudah lahir di Kudus, Jawa Tengah, 21 Mei 2015 sekitar pukul 21.15 WIB.
"Sampai sekarang saya belum tahu wajah anak saya, tapi saya berharap anak saya menjadi orang besar, kebanggaan orang tua," katanya.
"Ya anak saya lahir saat saya sedang ditugaskan di Bandung, terlintas saya beri nama anak saya yang berkaitan dengan kegiatan KAA ini," kata Sudarso saat ditemui di pangkalan bajaj PGN, Media Center KAA, Jalan Braga, Bandung, Jumat.
Ia menjelaskan, makna nama yang diberikan kepada anak perempuannya itu yakni Diva artinya besar, Bragawati diambil dari nama Jalan Braga, dan KAA artinya Konferensi Asia Afrika.
Nama tersebut, kata dia, terucap seketika, kemudian menyampaikan kepada istrinya agar anak keduanya itu diberi nama Diva Bragawati KAA.
"Nama KAA-nya ini nggak dipanjangkan, istri saya setuju dengan nama itu. Sebelumnya nggak ada nama yang disiapkan, seketika saja," kata pria yang sudah menjalani profesi sopir bajaj tahun 2006 di Jakarta itu.
Ia menuturkan, awal memberi nama itu ketika dirinya sedang bertugas memberikan pelayanan wisata transportasi dalam rangka KAA di Bandung.
Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah itu sudah menjalankan tugasnya di Bandung, sejak Minggu (19/4) sampai 26 April 2015.
Setelah tiga hari di Bandung, Sudarso diberitahu istrinya, Rohimah (24) akan melahirkan, tidak lama kembali mendapatkan kabar bahwa anaknya sudah lahir di Kudus, Jawa Tengah, 21 Mei 2015 sekitar pukul 21.15 WIB.
"Sampai sekarang saya belum tahu wajah anak saya, tapi saya berharap anak saya menjadi orang besar, kebanggaan orang tua," katanya.
Pewarta : Oleh Feri Purnama
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Puan: Kemerdekaan Palestina masih jadi utang Indonesia dan anggota KAA
24 April 2022 16:08 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB
Tim SAR gabungan selamatkan empat awak KLM Putra Kelana yang bocor di Natuna
06 March 2026 11:12 WIB
10 gajah ngamuk di Siak, ternyata demi selamatkan anak yang masuk tangki septik
22 February 2026 19:30 WIB