Disperindag: stok beras Sumsel aman
Rabu, 25 Februari 2015 17:38 WIB
Stok beras di gudang Bulog Sumsel (Foto: antarasumsel.com/Fenny Selli/15)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan menyatakan stok beras di provinsi itu sampai saat ini aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Permana di Palembang, Rabu menyampaikan itu usai peluncuran beras raskin dan operasi pasar beras serentak di Indonesia oleh Presiden, Joko Widodo.
"Kalau stok beras di Sumsel aman dalam koridor stok kita," katanya.
Ia mengatakan, Sumsel sebetulnya jangan khawatir, karena provinsi ini surplus beras, bahkan dikirim ke provinsi tetangga seperti ke Bengkulu dan Jambi.
"Kemarin, ada beberapa daerah yang sentra produksi beras di Sumsel seperti di OKU Timur kebanjiran dan Musirawas juga sehingga distribusi agak terganggu, kalau stok beras kita aman," ujarnya.
Ia mengakui, kalau sekarang ini memang untuk harga kebutuhan pokok itu ada kenaikan, walaupun kenaikannya tidak signifikan, apalagi hari ini dengan diluncurkannya beras raskin oleh Presiden, Joko Widodo.
Khusus di Kota Palembang sendiri sebanyak 126 ton untuk 15 kelurahan dan 10 kecamatan di kota tersebut, tuturnya.
Sementara lanjutnya, untuk harga beras pemerintah sebenarnya tidak bisa melakukan intervensi terlalu dalam, karena harga diciptakan pasar sebagaimana diketahui stok beras di Sumsel cukup banyak.
"Sebenarnya harga beras tidak terlalu melonjak di Sumsel dan pemantauan dilakukan setiap hari oleh petugas kita mulai pukul 05.30 WIB pagi sampai pukul 09.00 WIB dan hasilnya ditabulasi," paparnya.
Sementara Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Basirun menuturkan, kalau stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sebanyak 30 ribu ton lebih atau cukup sampai dengan Mei mendatang.
Harga beras di pasaran saat ini rata-rata untuk beras medium Rp9.000 per kilogram, sedangkan beras bermerek Rp9.500 per kilogram sampai Rp10.600 per kilogram, katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Permana di Palembang, Rabu menyampaikan itu usai peluncuran beras raskin dan operasi pasar beras serentak di Indonesia oleh Presiden, Joko Widodo.
"Kalau stok beras di Sumsel aman dalam koridor stok kita," katanya.
Ia mengatakan, Sumsel sebetulnya jangan khawatir, karena provinsi ini surplus beras, bahkan dikirim ke provinsi tetangga seperti ke Bengkulu dan Jambi.
"Kemarin, ada beberapa daerah yang sentra produksi beras di Sumsel seperti di OKU Timur kebanjiran dan Musirawas juga sehingga distribusi agak terganggu, kalau stok beras kita aman," ujarnya.
Ia mengakui, kalau sekarang ini memang untuk harga kebutuhan pokok itu ada kenaikan, walaupun kenaikannya tidak signifikan, apalagi hari ini dengan diluncurkannya beras raskin oleh Presiden, Joko Widodo.
Khusus di Kota Palembang sendiri sebanyak 126 ton untuk 15 kelurahan dan 10 kecamatan di kota tersebut, tuturnya.
Sementara lanjutnya, untuk harga beras pemerintah sebenarnya tidak bisa melakukan intervensi terlalu dalam, karena harga diciptakan pasar sebagaimana diketahui stok beras di Sumsel cukup banyak.
"Sebenarnya harga beras tidak terlalu melonjak di Sumsel dan pemantauan dilakukan setiap hari oleh petugas kita mulai pukul 05.30 WIB pagi sampai pukul 09.00 WIB dan hasilnya ditabulasi," paparnya.
Sementara Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Basirun menuturkan, kalau stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sebanyak 30 ribu ton lebih atau cukup sampai dengan Mei mendatang.
Harga beras di pasaran saat ini rata-rata untuk beras medium Rp9.000 per kilogram, sedangkan beras bermerek Rp9.500 per kilogram sampai Rp10.600 per kilogram, katanya.
Pewarta : Oleh Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog targetkan groundbreaking pabrik padi Banyuasin dimulai September 2026
31 August 2026 18:51 WIB
Bulog Sumsel Babel serap 127 ton gabah hingga Agustus 2026, capai 73 persen target
28 August 2026 19:53 WIB
Penyaluran beras SPHP Bulog Sumsel Babel tembus 26 ribu ton hingga Agustus 2026
28 August 2026 8:07 WIB
Bulog OKU siapkan 1.418 ton beras bantuan pangan untuk 47.288 penerima manfaat
13 August 2026 7:45 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
PNM Palembang salurkan bantuan sumur bor dan menara air di Tungkal Jaya Muba
25 September 2026 19:46 WIB
Kolaborasi TNI AU dan APP Group perkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan
25 September 2026 19:38 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB
Pemkot Palembang cegah stunting jalankan program pemberian makanan tambahan
24 September 2026 22:04 WIB