70.000 desa diintegrasikan secara online
Selasa, 30 September 2014 17:48 WIB
Ilustrasi - Desa wisata (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 70.000-an desa yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia segera diintegrasikan secara online melalui situs desa.id.
"Sebanyak 70.000 desa di Indonesia akan diberdayakan melalui TIK atau Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan situs desa.id," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Bambang Heru Tjahyono di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan pihaknya akan kembali menggalakkan program desa informatika (destika) melalui e-participation dari seluruh desa-desa yang ada di Tanah Air.
Program itu bahkan akan diajukan sebagai salah satu program strategis yang akan dilanjutkan oleh menteri baru dalam kabinet mendatang.
"Kami yakin menteri yang baru nanti tetap akan melanjutkan dan menggalakkan lagi program destika," katanya.
Bambang berpendapat melalui destika, puluhan ribu desa di Tanah Air dapat mempromosikan produk unggulannya kepada publik yang lebih luas.
Hal terpenting lainnya yakni masyarakat di dalamnya bisa tetap optimal terkoneksi dengan informasi.
Selain itu, desa-desa akan terkonsolidasi satu sama lain sehingga memungkinkan terjalinnya kerja sama yang menguntungkan atau sekadar berbagi pengalaman dan informasi.
Anggaran desa sesuai dengan amanat UU Desa, menurut dia, salah satunya bisa dialokasikan untuk program yang terkait dengan TIK.
"Sebanyak 70.000 desa di Indonesia akan diberdayakan melalui TIK atau Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan situs desa.id," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Bambang Heru Tjahyono di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan pihaknya akan kembali menggalakkan program desa informatika (destika) melalui e-participation dari seluruh desa-desa yang ada di Tanah Air.
Program itu bahkan akan diajukan sebagai salah satu program strategis yang akan dilanjutkan oleh menteri baru dalam kabinet mendatang.
"Kami yakin menteri yang baru nanti tetap akan melanjutkan dan menggalakkan lagi program destika," katanya.
Bambang berpendapat melalui destika, puluhan ribu desa di Tanah Air dapat mempromosikan produk unggulannya kepada publik yang lebih luas.
Hal terpenting lainnya yakni masyarakat di dalamnya bisa tetap optimal terkoneksi dengan informasi.
Selain itu, desa-desa akan terkonsolidasi satu sama lain sehingga memungkinkan terjalinnya kerja sama yang menguntungkan atau sekadar berbagi pengalaman dan informasi.
Anggaran desa sesuai dengan amanat UU Desa, menurut dia, salah satunya bisa dialokasikan untuk program yang terkait dengan TIK.
Pewarta : Oleh: Hanni Sofia Soepardi
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palembang pastikan integrasi warga binaan lewat warung informasi
18 September 2026 19:57 WIB
Ogan Komering Ulu proyeksi integrasi OPD dalam satu layanan aplikasi
09 January 2024 11:45 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB