Retribusi Sumsel belum capai target
Senin, 12 Mei 2014 14:47 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Retribusi Pemerintah Provinsi Sumatera
Selatan pada triwulan pertama belum mencapai target yang ditetapkan
karena banyak faktor penyebab.
Kepala Bidang Pendapatan Lain-Lain Dinas Pendapatan Dearah Provinsi Sumsel Ning Muhaibar kepada wartawan usai rapat evaluasi retribusi di Palembang, Senin, mengatakan target triwulan pertama Rp4 miliar lebih, baru terealisasi Rp2 miliar.
Sementara dinas yang belum tercapai target itu antara lain Kehutanan, PU Bina Marga, Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.
Bila ditotalkan dinas tersebut pencapaian retribusinya rata-rata 15 persen dari target pada triwulan pertama 25 persen, namun dia tidak merinci jumlah dananya.
Belum tercapainya target tersebut karena berbagai faktor antara lain penagihan belum pada waktunya dan memang ada yang akan melunasi akhir tahun nanti.
Sementara Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan, memang pihaknya terus meningkatkan pendapatan daerah termasuk melalui retribusi yang diambil dari dinas dalam jajarannya.
Retribusi memang kecil dan hanya Rp16 miliar per tahun, jadi itu harus terus digali supaya pendapatan daerah Sumsel terus meningkat.
Lebih lanjut dia mengatakan, memang yang mendongkrak pendapatan daerah dari sektor antara lain pajak kendaraan bermotor dan pajak bea balik nama kendaraan bermotor serta pendapatan lainnya.
Untuk triwulan kedua nanti pihaknya optimistis mampu mendapatkan retribusi di atas Rp7 miliar hingga Rp8 miliar.
Pemerintah Provinsi Sumsel dalam upaya mendongkrak retribusi itu antara lain melalui evaluasi serta melakukan rapat koordinasi seperti dilaksanakan sekarang ini.
"Melalui pertemuan ini maka akan diketahui permasalahan yang terjadi di lapangan sehingga retribusi akan mencapai target," katanya.
Kepala Bidang Pendapatan Lain-Lain Dinas Pendapatan Dearah Provinsi Sumsel Ning Muhaibar kepada wartawan usai rapat evaluasi retribusi di Palembang, Senin, mengatakan target triwulan pertama Rp4 miliar lebih, baru terealisasi Rp2 miliar.
Sementara dinas yang belum tercapai target itu antara lain Kehutanan, PU Bina Marga, Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.
Bila ditotalkan dinas tersebut pencapaian retribusinya rata-rata 15 persen dari target pada triwulan pertama 25 persen, namun dia tidak merinci jumlah dananya.
Belum tercapainya target tersebut karena berbagai faktor antara lain penagihan belum pada waktunya dan memang ada yang akan melunasi akhir tahun nanti.
Sementara Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan, memang pihaknya terus meningkatkan pendapatan daerah termasuk melalui retribusi yang diambil dari dinas dalam jajarannya.
Retribusi memang kecil dan hanya Rp16 miliar per tahun, jadi itu harus terus digali supaya pendapatan daerah Sumsel terus meningkat.
Lebih lanjut dia mengatakan, memang yang mendongkrak pendapatan daerah dari sektor antara lain pajak kendaraan bermotor dan pajak bea balik nama kendaraan bermotor serta pendapatan lainnya.
Untuk triwulan kedua nanti pihaknya optimistis mampu mendapatkan retribusi di atas Rp7 miliar hingga Rp8 miliar.
Pemerintah Provinsi Sumsel dalam upaya mendongkrak retribusi itu antara lain melalui evaluasi serta melakukan rapat koordinasi seperti dilaksanakan sekarang ini.
"Melalui pertemuan ini maka akan diketahui permasalahan yang terjadi di lapangan sehingga retribusi akan mencapai target," katanya.
Pewarta : Oleh: Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik Sumsel evaluasi pembelajaran jarak jauh tingkat SMA terkait kabut asap
12 September 2026 19:16 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kolaborasi multipihak bantu tangani kebakaran kebun warga di Desa Kaliberau Muba
16 September 2026 12:10 WIB
PT BMH libatkan masyarakat Desa Riding OKI cegah karhutla melalui program Zero Fire
16 September 2026 11:20 WIB