Festival Sriwijaya tampilkan nuansa Kerajaan Sriwijaya
Senin, 24 Maret 2014 22:28 WIB
Ilustrasi - Sejumlah siswa tengah mementaskan drama kisah kejayaan Sriwijaya. (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Festival Sriwijaya ke-22 di Taman
Purbakala Palembang, 16-22 Juni 2014 akan
menampilkan nuansa Kerajaan Sriwijaya.
Festival akan diisi berbagai kebudayaan yang bernuansa Kerajaan Sriwijaya agar masyarakat lebih mengetahui, kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Sumsel Firmanjaya kepada wartawan usai menghadap Gubernur Alex Noerdin di Palembang, Senin.
Ditampilkannya kebudayaan masa Kerajaan Sriwijaya itu untuk mengenang kejayaan kerajaan tersebut.
Dalam menampilkan berbagai kebudayaan tersebut pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat dan PHRI serta instansi terkait lainnya.
Nantinya, lanjut dia, semua akan menggelar berbagai kesenian khas dan juga bernuasa Kerajaan Sriwijaya.
Selain menampilkan kesenian dan pertunjukan juga peserta akan diajak melihat industri kecil yang ada di daerah ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, peserta festival akan diajak melihat industri khas daerah seperti pembuatan empek-empek dan tenun supaya mereka lebih memahami.
Dengan memahami tata cara pembuatan kerajinan khas termasuk makanan, peserta bukan saja mengetahui industri tersebut tetapi akan mendapatkan ilmu di bidang pengerjaannya.
Hal tersebut ditampilkan supaya festival lebih meriah dan menarik yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
Sementara Gubernur mengatakan, festival Sriwijaya harus tampil beda diantaranya lebih mengutamakan kebudayaan yang nuansa kerajaan.
Selama ini festival terkesan monoton sehingga perlu ada pembaharuan, tambah dia.
Festival akan diisi berbagai kebudayaan yang bernuansa Kerajaan Sriwijaya agar masyarakat lebih mengetahui, kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Sumsel Firmanjaya kepada wartawan usai menghadap Gubernur Alex Noerdin di Palembang, Senin.
Ditampilkannya kebudayaan masa Kerajaan Sriwijaya itu untuk mengenang kejayaan kerajaan tersebut.
Dalam menampilkan berbagai kebudayaan tersebut pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat dan PHRI serta instansi terkait lainnya.
Nantinya, lanjut dia, semua akan menggelar berbagai kesenian khas dan juga bernuasa Kerajaan Sriwijaya.
Selain menampilkan kesenian dan pertunjukan juga peserta akan diajak melihat industri kecil yang ada di daerah ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, peserta festival akan diajak melihat industri khas daerah seperti pembuatan empek-empek dan tenun supaya mereka lebih memahami.
Dengan memahami tata cara pembuatan kerajinan khas termasuk makanan, peserta bukan saja mengetahui industri tersebut tetapi akan mendapatkan ilmu di bidang pengerjaannya.
Hal tersebut ditampilkan supaya festival lebih meriah dan menarik yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
Sementara Gubernur mengatakan, festival Sriwijaya harus tampil beda diantaranya lebih mengutamakan kebudayaan yang nuansa kerajaan.
Selama ini festival terkesan monoton sehingga perlu ada pembaharuan, tambah dia.
Pewarta : Oleh: Ujang Idrus
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim U-9 SSB Palembang Soccer Skills raih posisi kedua di Ereigh Football Festival
12 May 2026 7:40 WIB
Film "Ghost in the Cell" dapat sambutan penonton di ajang Berlin Festival
17 February 2026 15:49 WIB
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB