Lelang karya seni Asia tarik kolektor seluruh dunia
Selasa, 18 Maret 2014 15:01 WIB
(ANTARA Sumsel) - Bejana anggur kuno yang digunakan untuk ritual, lukisan modern kontemporer dan berbagai karya agung yang mewakili agama Buddha, Hindu, Tao dan Shinto menjadi benda yang paling disoroti dalam lelang karya seni Asia di New York pada pekan ini.
Lelang bertajuk Asia Week di balai lelang Christie's dan Sotheby's akan menampilkan ribuan karya seni yang diperkirakan akan mampu mendulang lebih dari 100 juta dolar Amerika (setara Rp1,13 triliun). Lelang pada musim semi tahun lalu sukses meraup lebih dari 130 juta dolar Amerika (setara Rp1,47 triliun).
"Kami tentunya memiliki kolektor dari China, Hong Kong, India dan Eropa," ujar Hugo Weihe, direktur seni Asia Christie's International.
Asia menjadi pemain utama di pasar seni dunia, terutama karya seni kontemporer dan yang berasal dari era pascaperang.
"Aku rasa salah satu hal paling luar biasa dan menarik dari Asia Week adalah bahwa lelang ini mencakup karya seni dari seluruh Asia," ujar Henry Howard-Sneyd, wakil ketua bidang seni Asia Sotheby's.
"Kami menawarkan karya seni terutama dari China dan India, namun tentunya kami juga menawarkan karya seni dari berbagai wilayah lainnya di Asia," tegas Henry.
Lelang bertajuk Asia Week di balai lelang Christie's dan Sotheby's akan menampilkan ribuan karya seni yang diperkirakan akan mampu mendulang lebih dari 100 juta dolar Amerika (setara Rp1,13 triliun). Lelang pada musim semi tahun lalu sukses meraup lebih dari 130 juta dolar Amerika (setara Rp1,47 triliun).
"Kami tentunya memiliki kolektor dari China, Hong Kong, India dan Eropa," ujar Hugo Weihe, direktur seni Asia Christie's International.
Asia menjadi pemain utama di pasar seni dunia, terutama karya seni kontemporer dan yang berasal dari era pascaperang.
"Aku rasa salah satu hal paling luar biasa dan menarik dari Asia Week adalah bahwa lelang ini mencakup karya seni dari seluruh Asia," ujar Henry Howard-Sneyd, wakil ketua bidang seni Asia Sotheby's.
"Kami menawarkan karya seni terutama dari China dan India, namun tentunya kami juga menawarkan karya seni dari berbagai wilayah lainnya di Asia," tegas Henry.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dul Jaelani dan Tissa Biani ceritakan latar belakang lagu "Anggur Cinta"
11 June 2022 13:54 WIB, 2022
Kemarin, cucu presiden jadi nama anggur sampai utang luar negeri naik
16 November 2019 9:14 WIB, 2019
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB, 2025