Pengadaan beras bulog Sumsel lebihi target
Rabu, 6 November 2013 17:39 WIB
beras bulog (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pengadaan beras di Perum Bulog Divre
Sumatera Selatan pada 2013 sekarang ini sudah melebihi sekitar 35 ribu
ton dari yang ditargetkan sebanyak 90 ribu ton.
"Sekarang ini untuk pengadaan beras sudah mencapai 125 ribu ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan Bambang Napitapulu di Palembang, Rabu.
Menurut dia, sekarang ini pengadaan beras itu sudah over sebesar 35 ribu ton dari yang ditargetkan pada tahun 2013.
"Sekarang ini, kami masih terus melakukan pembelian untuk penyerapan beras petani di daerah ini," katanya.
Ia mengatakan, untuk penyerapan memang agak turun, seiring dengan musim panennya yang berkurang, sebab petani sedang melakukan tanam untuk panen 2014 yakni Oktober Maret.
Menurut dia, untuk target pengadaan beras pada 2014 kemungkinan masih bertahan sekitar 100 ribu ton sampai 110 ribu ton.
"Kita lihat dari produktivitasnya ada peningkatan, terbukti bisa di atas target," tuturnya.
Penyerapan beras petani itu dilakukan dari beberapa daerah yang menjadi sentra produksi beras seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan lainnya.
Ia juga menyatakan, kalau di Sumsel sudah dua tahun tidak impor beras lagi. Sedangkan kebutuhan beras di Sumsel untuk memenuhi raskin sekitar 75 ribu ton, katanya.
"Sekarang ini untuk pengadaan beras sudah mencapai 125 ribu ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan Bambang Napitapulu di Palembang, Rabu.
Menurut dia, sekarang ini pengadaan beras itu sudah over sebesar 35 ribu ton dari yang ditargetkan pada tahun 2013.
"Sekarang ini, kami masih terus melakukan pembelian untuk penyerapan beras petani di daerah ini," katanya.
Ia mengatakan, untuk penyerapan memang agak turun, seiring dengan musim panennya yang berkurang, sebab petani sedang melakukan tanam untuk panen 2014 yakni Oktober Maret.
Menurut dia, untuk target pengadaan beras pada 2014 kemungkinan masih bertahan sekitar 100 ribu ton sampai 110 ribu ton.
"Kita lihat dari produktivitasnya ada peningkatan, terbukti bisa di atas target," tuturnya.
Penyerapan beras petani itu dilakukan dari beberapa daerah yang menjadi sentra produksi beras seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan lainnya.
Ia juga menyatakan, kalau di Sumsel sudah dua tahun tidak impor beras lagi. Sedangkan kebutuhan beras di Sumsel untuk memenuhi raskin sekitar 75 ribu ton, katanya.
Pewarta : Oleh: Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog OKU Salurkan 4.819 Ton Beras SPHP Hingga September 2026, lampaui target
27 September 2026 10:43 WIB
Pemprov Sumsel dan Polda telusuri penyebab beras premium langka di ritel
02 September 2026 11:06 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB