Arosuka, Sumbar (ANTARA Sumbar) - Bupati Solok Syamsu Rahim mengatakan produsen air mineral merek Aqua rencananya diresmikan pada 20 Juni 2013, khusus untuk produksi galon karena pabriknya sudah hampir rampung.

"Dari informasi yang disampaikan kalau tak ada aral melintang, produsen air mineral segera beroperasi dalam waktu dekat," kata Syamsu Rahim di Arosuka, Selasa.

Sementara itu, rencana untuk pengembangan air mineral kemasan gelas, dimulai pada akhir Agustus tahun ini, diharapkan tak ada perubahan sehingga menambah penyerapan tenaga kerja lagi.

Ia menjelaskan, investasi di sektor air minum yang dikembangkan Danone Aqua yang berlokasi di Batang Baruih Kecamatan Gunung Talang itu, memberi dampak ganda terhadap pembangunan Solok.

Penyerapan tenaga kerja sekitar 1.000 orang yang diperkirakan sekitar 500 orang akan diprioritaskan berasal dari masyarakat daerah sekitar.

Jadi, sudah ada komitmen dari manajemen perusahaan bahwa anggota pemilik lahan masing-masing diberikan kesempatan dua orang.

Tenaga yang akan diprioritaskan dari keluarga pemilik tanah, tentunya punya kapasitas dan sesuai ketentuan persyaratan ditetapkan.

Dampak lainnya, kata dia, mendatangkan pemasukan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Solok, diperkirakan pajak air bawah tanah sekitar Rp100 juta/bulan.    

Terkait, sumur yang dikembangkan manajemen pabrik air mineral berkapasitas 15 liter/detik itu, yang kedalamannya sekitar 120 meter, artinya sudah masuk air bawah tanah.

"Sesuai dengan janji dengan perusahaan, mulai dari produksi awal sudah di hitung pajak air bawah tanah tersebut," ujarnya.

Menurut dia, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pajak air bawah tanah sudah diserahkan kewenangan ke kabupaten/kota dan pajak air permukaan kewenangan provinsi.

Pabrik air mineral milik Danone Aqua di Kabupaten Solok, di lahan 10 hektare merupakan yang ke 14 dengan nilai investasi lebih Rp20 miliar.

Pabrik Aqua di Kabupaten Solok akan menyuplai kebutuhan air mineral untuk wilayah Sumatera Barat, Riau dan Jambi, tentu akan memberi manfaat secara ekonomi.

Pewarta : Pewarta: Siri Antoni
Editor : Awi
Copyright © ANTARA 2026