Pertamina jamin persediaan BBM cukup
Selasa, 11 Juni 2013 12:52 WIB
ilustrasi bahan bakar minyak (Foto ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Pertamina menjamin persediaan bahan bakar minyak mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan BBM, karena persediaan cukup terutama bila adanya kenaikan nanti.
Asisten Manejer Sales Administrasi Pertamina Marketing Operasional Regional II Palembang Sahat Purba kepada wartawan usai pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel di Palembang, Selasa mengatakan, sekarang ini persediaan cukup sehingga pengguna tidak perlu khawatir.
Untuk di Kertapati saja persediaan sekarang ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 10 hari ke depan dan belum ditambah di Pertamina Plaju, katanya tanpa menyebutkan berapa angka pasti jumlah persediaan BBM dimaksud..
Jadi bila ada penyesuaian harga masyarakat tidak perlu antri karena persediaan sudah cukup serta penyaluran juga terus dipantau.
Mengenai perlunya keterbukaan SPBU terhadap persediaan BBM, dia mengatakan, pihaknya juga meminta agar pemilik kios harus transparan dan bila memang stok habis harus diumumkan.
Bila perlu persediaan yang habis itu dilihatkan kepada masyarakat supaya pengguna percaya.
Selain itu pihaknya juga telah membentuk satuan tugas untuk memonitor penyaluran dan persediaan BBM tersebut.
Nantinya, petugas akan memonitor sekaligus melihat persediaan BBM disetiap SPBU yang ada.
Berdasarkan data jumlah SPBU yang ada di Sumsel sebanyak 127 unit dan 92 diantaranya menjual Pertamax.
Sekretaris Hiswana Migas Nina Hikmah mengatakan, memang masyarakat memerlukan persediaan minyak yang cukup bila terjadinya penyesuaian harga nanti.
Oleh karena itu persediaan tersebut perlu terus dipantau supaya kebutuhan masyakat terpenuhi.
Asisten Manejer Sales Administrasi Pertamina Marketing Operasional Regional II Palembang Sahat Purba kepada wartawan usai pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel di Palembang, Selasa mengatakan, sekarang ini persediaan cukup sehingga pengguna tidak perlu khawatir.
Untuk di Kertapati saja persediaan sekarang ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 10 hari ke depan dan belum ditambah di Pertamina Plaju, katanya tanpa menyebutkan berapa angka pasti jumlah persediaan BBM dimaksud..
Jadi bila ada penyesuaian harga masyarakat tidak perlu antri karena persediaan sudah cukup serta penyaluran juga terus dipantau.
Mengenai perlunya keterbukaan SPBU terhadap persediaan BBM, dia mengatakan, pihaknya juga meminta agar pemilik kios harus transparan dan bila memang stok habis harus diumumkan.
Bila perlu persediaan yang habis itu dilihatkan kepada masyarakat supaya pengguna percaya.
Selain itu pihaknya juga telah membentuk satuan tugas untuk memonitor penyaluran dan persediaan BBM tersebut.
Nantinya, petugas akan memonitor sekaligus melihat persediaan BBM disetiap SPBU yang ada.
Berdasarkan data jumlah SPBU yang ada di Sumsel sebanyak 127 unit dan 92 diantaranya menjual Pertamax.
Sekretaris Hiswana Migas Nina Hikmah mengatakan, memang masyarakat memerlukan persediaan minyak yang cukup bila terjadinya penyesuaian harga nanti.
Oleh karena itu persediaan tersebut perlu terus dipantau supaya kebutuhan masyakat terpenuhi.
Pewarta : Oleh: Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Awasi penyaluran BBM Subsidi di Sumsel, Pertamina dan Pemda sidak sejumlah SPBU
16 July 2026 7:51 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB