Gubernur : narkoba harus diperangi
Rabu, 10 April 2013 16:24 WIB
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamzah (Foto Antarabengkulu.com)
Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengimbau seluruh elemen masyarakat agar terlibat aktif memerangi dan memberantas penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya serta tindak asusila yang semakin marak di daerah itu.
"Generasi muda harus diselamatkan dari narkoba dan tindakan asusila yang semakin marak," kata Gubernur saat rapat anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Gedung Daerah, Rabu.
Rapat tersebut dihadiri Komandan Korem 041 Garuda Emas Kolonel Inf Teguh Pambudi, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Kombes Pol Misran Musa, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Chanifuddin dan pejabat lainnya.
Gubernur mengatakan meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba dan maraknya kasus asusila di daerah itu cukup meresahkan dan perlu segera ditanggulangi.
"Kasus narkoba dan asusila yang semakin merebak sudah meresahkan sehingga perlu penanganan dengan melibatkan semua elemen," tambahnya.
Kasus asusila dan narkoba yang setiap hari menghiasi media massa menurut Gubernur harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, jumlah kasus yang terekam di media cetak, bukan tidak mungkin hanya fenomena gunung es.
"Kanwil Kementerian Agama kami percayakan sebagai 'leading sector' untuk merancang program yang efektif untuk menekan kasus asusila," katanya.
Salah satu strategi kata Gubernur adalah meningkatkan pemahaman generasi muda tentang bahaya narkoba, serta meningkatkan pemahaman agama sehingga iman dapat membentengi mereka.
Ia mencontohkan, hampir seluruh sekolah tingkat pertama dan menengah atas memiliki mushola bahkan masjid di sekolah, namun tidak dimanfaatkan efektif.
"Forum koordinasi pimpinan daerah sudah sepakat untuk terlibat bersama-sama untuk memerangi narkoba dan asusila ini," katanya.
Kanwil Kementerian Agama kata dia akan mengkoordinir tim yang akan merumuskan solusi-solusi untuk mengantisipasi tindakan susila, sedangkan pemakai narkoba akan dimasukkan rehabilitasi.
Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Chanifuddin, membentengi generasi muda dengan iman sesuai dengan ajaran agama masing-masing menjadi cara ampuh untuk menekan peredaran narkoba dan asusila.
"Sebab benteng yang paling kokoh adalah iman setiap orang itu, jadi pemahaman tentang agama dan penerapannya perlu ditingkatkan," katanya.
Komandan Korem 041 Garuda Emas Letnan Kolonel Inf Teguh Pambudi mengatakan penanaman nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada generasi penerus harus ditingkatkan.
"Keterlibatan semua pihak, termasuk para ulama dan pendeta serta tokoh-tokoh agama penting untuk memerangi musuh bersama yakni narkoba dan degradasi moral," katanya.
Ia mengatakan budaya luar yang ditelan mentah-mentah oleh generasi muda melalui berbagai media menjadi salah satu penyebab maraknya kasus asusila di daerah ini.
"Generasi muda harus diselamatkan dari narkoba dan tindakan asusila yang semakin marak," kata Gubernur saat rapat anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Gedung Daerah, Rabu.
Rapat tersebut dihadiri Komandan Korem 041 Garuda Emas Kolonel Inf Teguh Pambudi, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Kombes Pol Misran Musa, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Chanifuddin dan pejabat lainnya.
Gubernur mengatakan meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba dan maraknya kasus asusila di daerah itu cukup meresahkan dan perlu segera ditanggulangi.
"Kasus narkoba dan asusila yang semakin merebak sudah meresahkan sehingga perlu penanganan dengan melibatkan semua elemen," tambahnya.
Kasus asusila dan narkoba yang setiap hari menghiasi media massa menurut Gubernur harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, jumlah kasus yang terekam di media cetak, bukan tidak mungkin hanya fenomena gunung es.
"Kanwil Kementerian Agama kami percayakan sebagai 'leading sector' untuk merancang program yang efektif untuk menekan kasus asusila," katanya.
Salah satu strategi kata Gubernur adalah meningkatkan pemahaman generasi muda tentang bahaya narkoba, serta meningkatkan pemahaman agama sehingga iman dapat membentengi mereka.
Ia mencontohkan, hampir seluruh sekolah tingkat pertama dan menengah atas memiliki mushola bahkan masjid di sekolah, namun tidak dimanfaatkan efektif.
"Forum koordinasi pimpinan daerah sudah sepakat untuk terlibat bersama-sama untuk memerangi narkoba dan asusila ini," katanya.
Kanwil Kementerian Agama kata dia akan mengkoordinir tim yang akan merumuskan solusi-solusi untuk mengantisipasi tindakan susila, sedangkan pemakai narkoba akan dimasukkan rehabilitasi.
Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Chanifuddin, membentengi generasi muda dengan iman sesuai dengan ajaran agama masing-masing menjadi cara ampuh untuk menekan peredaran narkoba dan asusila.
"Sebab benteng yang paling kokoh adalah iman setiap orang itu, jadi pemahaman tentang agama dan penerapannya perlu ditingkatkan," katanya.
Komandan Korem 041 Garuda Emas Letnan Kolonel Inf Teguh Pambudi mengatakan penanaman nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada generasi penerus harus ditingkatkan.
"Keterlibatan semua pihak, termasuk para ulama dan pendeta serta tokoh-tokoh agama penting untuk memerangi musuh bersama yakni narkoba dan degradasi moral," katanya.
Ia mengatakan budaya luar yang ditelan mentah-mentah oleh generasi muda melalui berbagai media menjadi salah satu penyebab maraknya kasus asusila di daerah ini.
Pewarta : Oleh : Helti Marini Sipayung
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK sita dokumen dari penggeledahan tiga lokasi kasus korupsi Pemkot Bengkulu
09 August 2026 10:30 WIB
KPK periksa Kadis PUPR Kota Bengkulu pascapenggeledahan rumah dan penyitaan uang Rp4 miliar
03 August 2026 13:49 WIB
Konsorsium Perguruan Tinggi Bengkulu siapkan 11 proposal pembangunan daerah 3T
23 July 2026 10:45 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB