Inti hari Paskah adalah pengorbanan
Jumat, 29 Maret 2013 16:03 WIB
Peringatan Paskah (FOTO ANTARA)
Makassar (ANTARA Sumsel) - Pastor Gereja Katedral Makassar Paulus Tongli mengatakan makna dari Hari Wafat Yesus Kristus atau Hari Paskah adalah pengorbanan.
"Kita Memaknai yang membuat hidup ini berarti adalah pengorbanan. Bukan menarik untuk diri sendiri tetapi pengorbanan untuk sesama," katanya setelah menyaksikan drama penyaliban Yesus di Gereja Katedral, Makassar, Jumat.
Menurut dia, umat Kristiani diharapkan ikut serta dalam gerakan-gerakan penebusan dosa Allah melalui apa yang dilakukan Yesus dengan mengorbankan dirinya sampai disalib.
Ketika terjadi gerakan itu, lanjutnya, semua orang rela mengorbankan diri untuk sesama. Sama persis yang terjadi ketika proses jalannya penyaliban di Gereja Katedral Makassar.
"Ini disebut prinsip cinta kasih sebagai inti ajaran dari Kristus yang tidak lain adalah memberi, bukan mengambil. Inti pengorbanan kristus memberikan dirinya, mengorbankan supaya manusia hidup," paparnya.
Gerakan pelaksanaan ibadat ini, kata dia, adalah ajakan kepada umat-umat Kristiani supaya ikut dalam gerakan pengorbanan. "Memberikan diri untuk sesama supaya kita semua memiliki hidup," tambahnya.
Ia menyebutkan peringatan Hari Wafat Yesus Kristus berlangsung hari ini, selanjutnya malam nanti akan digelar Misa Agung. Sabtu-Minggu merupakan puncak hari keagamaan dan masih dalam rangkaian Hari Wafat Yesus Kristus dan kebangkitannya.
"Besok dan Lusa (Sabtu-Minggu) itu disamakan hari puncaknya pada peristiwa kebangkitan Yesus Kristus. Itu dilakukan sebagai kenangan akan kebangkitan Yesus. Harapan kita dengan perayaan ini umat Kristiani ikut serta dalam gerakan pengorbanan," ucapnya.
"Kita Memaknai yang membuat hidup ini berarti adalah pengorbanan. Bukan menarik untuk diri sendiri tetapi pengorbanan untuk sesama," katanya setelah menyaksikan drama penyaliban Yesus di Gereja Katedral, Makassar, Jumat.
Menurut dia, umat Kristiani diharapkan ikut serta dalam gerakan-gerakan penebusan dosa Allah melalui apa yang dilakukan Yesus dengan mengorbankan dirinya sampai disalib.
Ketika terjadi gerakan itu, lanjutnya, semua orang rela mengorbankan diri untuk sesama. Sama persis yang terjadi ketika proses jalannya penyaliban di Gereja Katedral Makassar.
"Ini disebut prinsip cinta kasih sebagai inti ajaran dari Kristus yang tidak lain adalah memberi, bukan mengambil. Inti pengorbanan kristus memberikan dirinya, mengorbankan supaya manusia hidup," paparnya.
Gerakan pelaksanaan ibadat ini, kata dia, adalah ajakan kepada umat-umat Kristiani supaya ikut dalam gerakan pengorbanan. "Memberikan diri untuk sesama supaya kita semua memiliki hidup," tambahnya.
Ia menyebutkan peringatan Hari Wafat Yesus Kristus berlangsung hari ini, selanjutnya malam nanti akan digelar Misa Agung. Sabtu-Minggu merupakan puncak hari keagamaan dan masih dalam rangkaian Hari Wafat Yesus Kristus dan kebangkitannya.
"Besok dan Lusa (Sabtu-Minggu) itu disamakan hari puncaknya pada peristiwa kebangkitan Yesus Kristus. Itu dilakukan sebagai kenangan akan kebangkitan Yesus. Harapan kita dengan perayaan ini umat Kristiani ikut serta dalam gerakan pengorbanan," ucapnya.
Pewarta : Oleh: Darwin Fatir
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menag Nasaruddin Umar tekankan peran umat beragama sebagai penjaga moralitas
27 April 2026 10:41 WIB
KAI Palembang catat 26.309 penumpang gunakan kereta api selama libur Paskah 2026
07 April 2026 21:20 WIB
Libur Paskah: KAI Palembang operasikan 6 perjalanan KA dan tambah gerbong eksekutif
03 April 2026 21:12 WIB
Volume lalu lintas di jalan Tol Trans Sumatera meningkat selama libur Paskah
05 April 2021 21:14 WIB, 2021
Terpopuler - Artikel
Lihat Juga
Kisah inspiratif Suhartini: Berdayakan perempuan desa lewat inovasi olahan pinang
05 August 2026 14:39 WIB