Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melampaui target investasi 2012 setelah mencatat nilai Rp13 triliun, sebelum penutupan tahun anggaran pada akhir Desember 2012.

"Bisa jadi hingga akhir tahun akan melampaui target karena per akhir November saja sudah melampaui," kata Kepala Badan Promosi, Perizinan, dan Penanaman Modal Daerah Sumsel Permana, di Palembang, Rabu, ketika ditanya realisasi target investasi,

Ia mengatakan, realisasi itu meliputi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai 75.512.000 dolar AS atau sekitar Rp7,17 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp5,65 triliun.

"Jumlah ini belum ditambah investor yang akan menyelesaikan perizinan dalam waktu dekat, sebelum 31 Desember 2012," katanya.

Meski melampaui target pada tahun ini, tetapi capaian itu tidak sebaik pertumbuhan investasi dari 2010 ke 2011 yang bergerak dari Rp6,2 triliun menjadi Rp11,5 triliun.

"Peran Sumsel menjadi tuan rumah SEA Games XXVI pada 2011 turut mempengaruhi perkembangan investasi. Sementara pada 2012 ini hanya menindaklanjuti, selain memang tidak dipungkiri pemerintah daerah gencar menarik investasi masuk," ujarnya.

Untuk investasi asing 2012 justru meningkat dibandingkan 2011 yakni dari Rp5,52 triliun menjadi Rp7,17 triliun. Sementara, keadaan justru berbeda pada PMDN yang mengalami penurunan dari Rp11,4 triliun menjadi Rp5,65 triliun.

Pertumbuhan investasi asing di Sumsel juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja. Pada 2011, hanya menyerap 26.391 orang dengan 60 perusahaan, namun pada 2012 mencapai 31.130 orang dengan 72 perusahaan.

Hanya saja, kata dia, untuk penyerapan tenaga kerja dari investasi dalam negeri mengalami penurunan signifikan dari 35.237 orang dengan 42 perusahaan menjadi 15.395 orang dengan 28 perusahaan.

"Ke depan akan lebih fokus pada investasi hilirisasi karena Sumsel tidak hanya sebatas penopang kebutuhan dunia tetapi lebih meningkat lagi menjadi kawasan penghasil produk unggulan," katanya.

Ia mengatakan, meski jangkauan ini tidak bisa terealisasi dalam satu atau dua tahun ke depan, tetapi setidaknya harus sudah dibangun sejak sekarang.(Dolly)