Murid SD dipergoki nonton flim porno
Senin, 3 Desember 2012 23:16 WIB
Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Seorang murid kelas IV Sekolah Dasar Negeri Dusun I, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, dipergoki menonton film porno melalui ponselnya, Senin.
"Handphone anak itu saya amankan saat jam belajar mengajar, karena murid itu dicurigai tidak memperhatikan mata pelajaran, tapi kepalanya menuduk ke bangku," kata seorang guru, Emayati.
Ia mengatakan, kecurigaan itu makin tinggi ketika ada seorang temannya juga ikut menonton flim tersebut, sedangkan pihaknya tengah menjelaskan materi pelajaran.
Setelah diselidiki, ternyata dalam meja bangku sekolahnya sedang diputar film forno. Langsung saja HP anak tersebut diamankan dan dibawa ke kantor kelas.
Sang murid berupaya minta memori HP tersebut, namun tidak diberikan karena akan mengganggu konstrasi belajarnya. Sehabis jam belajar, pemilik HP bahkan berupaya merebut memori tersebut.
Melihat gelagat kurang baik, Emayati minta pertolongan pada beberapa guru yang lain, termasuk tukang bangunan sekolah tersebut.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, nampaknya kurang dukungan kepala sekolah, sehingga kasusnya berlarut-larut hingga ke kepala desa, komite dan pengawas sekolah.
"Saya hanya mengamankan masa depan anak didik supaya tidak rusak akibat kemjuan modern dengan menonton film melanggar hukum tersebut," ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri Dusun Baru I, Kecamatan Talang Empat Srisuryati, ketika dihubungi, telepon selulernya tidak aktif, sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah dan Sekretarisnya sedang tugas luar kota.
Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah, Edy, ketika dikonfirmasikan mengaku belum ada laporan dari pengawas sekolah tersebut.
"Kami menunggu laporan dari bawah dan akan ditindaklanjuti karena temuan itu akan merusak citra anak sekolah dan dunia pendidikan ke depan," ujarnya.
Wakil Bupati Bengkulu Tengah M Sabri mengutuk keras murid membawa hp bermemori flim porno tersebut dan akan menginstruksikan ke seluruh sekolah agar murid tidak membawa hp ke sekolah.
"Kami minta bantuan polisi untuk merazia setiap sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA di daerah itu, pada tingkat SD saja sudah tau akan flim tidak senono apalagi murid tingkat SMP dan SMA," katanya. (ANT-Z005)
"Handphone anak itu saya amankan saat jam belajar mengajar, karena murid itu dicurigai tidak memperhatikan mata pelajaran, tapi kepalanya menuduk ke bangku," kata seorang guru, Emayati.
Ia mengatakan, kecurigaan itu makin tinggi ketika ada seorang temannya juga ikut menonton flim tersebut, sedangkan pihaknya tengah menjelaskan materi pelajaran.
Setelah diselidiki, ternyata dalam meja bangku sekolahnya sedang diputar film forno. Langsung saja HP anak tersebut diamankan dan dibawa ke kantor kelas.
Sang murid berupaya minta memori HP tersebut, namun tidak diberikan karena akan mengganggu konstrasi belajarnya. Sehabis jam belajar, pemilik HP bahkan berupaya merebut memori tersebut.
Melihat gelagat kurang baik, Emayati minta pertolongan pada beberapa guru yang lain, termasuk tukang bangunan sekolah tersebut.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, nampaknya kurang dukungan kepala sekolah, sehingga kasusnya berlarut-larut hingga ke kepala desa, komite dan pengawas sekolah.
"Saya hanya mengamankan masa depan anak didik supaya tidak rusak akibat kemjuan modern dengan menonton film melanggar hukum tersebut," ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri Dusun Baru I, Kecamatan Talang Empat Srisuryati, ketika dihubungi, telepon selulernya tidak aktif, sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah dan Sekretarisnya sedang tugas luar kota.
Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah, Edy, ketika dikonfirmasikan mengaku belum ada laporan dari pengawas sekolah tersebut.
"Kami menunggu laporan dari bawah dan akan ditindaklanjuti karena temuan itu akan merusak citra anak sekolah dan dunia pendidikan ke depan," ujarnya.
Wakil Bupati Bengkulu Tengah M Sabri mengutuk keras murid membawa hp bermemori flim porno tersebut dan akan menginstruksikan ke seluruh sekolah agar murid tidak membawa hp ke sekolah.
"Kami minta bantuan polisi untuk merazia setiap sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA di daerah itu, pada tingkat SD saja sudah tau akan flim tidak senono apalagi murid tingkat SMP dan SMA," katanya. (ANT-Z005)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskominfo Palembang jalankan program bimbingan belajar gratis, sasar siswa SD
31 January 2026 9:21 WIB
PT Bumi Andalas Permai serahkan perlengkapan sekolah siswa SD di desa binaan Kabupaten OKI
22 November 2025 10:37 WIB
100 pasang sepatu untuk siswa SD di Banyuasin, Bazma Kilang Pertamina Plaju tebar jejak energi kebaikan
24 September 2025 12:10 WIB
Pertamina Enduro gelar lomba mewarnai, pemenang utama diboyong nonton MotoGP Mandalika
10 September 2025 14:40 WIB
PT Bumi Andalas Permai berikan edukasi bahaya karhutla ke siswa SD Filial Sungai Kong Kabupaten OKI
20 August 2025 18:01 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB