PT Pertamina tambah stok ke SPBU
Senin, 26 November 2012 8:46 WIB
Ilustrasi- Antrean pembelian BBM bersubsidi di salah satu SPBU di Palembang. (FOTO Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
Bengkulu (ANTARA Sumsel) - PT Pertamina (Persero) Bengkulu akan menambah stok bahan bakar minyak ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum, untuk mengatasi antrean panjang kendaraan yang terjadi sejak sepekan terakhir.
"Hal itu terkait instruksi dari Pertamina pusat yang mencabut pengendalian bahan bakar minyak (BBM), dan menyalurkan secara normal kembali," kata Kepala Wira Penjualan Pertamina Depo Pulau Baai Bengkulu Misbah Bachori, Senin.
Ia mengatakan tujuan pengendalian BBM sebelumnya adalah untuk menjaga stok hingga akhir Desember 2012 yang jumlahnya sudah sangat minim.
Namun, melihat gejolak antrean panjang kendaraan di SPBU di beberapa daerah di Tanah Air, maka Pertamina pusat mengevaluasi atas kebijakan pengendalain tersebut.
Khusus untuk Bengkulu, stok premium mulai ditambah dari sebelumnya 580 kilo liter menjadi 700 kilo liter, dan jenis solar dari 180 kilo liter menjadi 310 kilo liter per hari.
"Kami sudah melakukan penambahan itu sejak tadi malam, dan dalam satu dua hari ini antrean panjang kendaraan di setiap SPBU akan habis," ujarnya.
Pantauan di lapangan, antrean kendaraan di Kota Bengkulu baik truk dan kendaraan umum mencapai ribuan meter, hal itu masih terjadi sejak pagi akibat BBM belum masuk, terutama di SPBu Pagar Dewa.
Akibat antrean panjang kendaraan tersebut pada Minggu (25/11) siang para sopir truk menyandra petugas SPBU Rawa Makmur, Kota Bengkulu melihat stok BBM solar di SPBU tersebut.
"Kami akan bertindak lebih keras bila setiap SPBU tetap menyatakan tankinya kosong BBM karena ada indikasi penimbunan," ujar seorang sopir, Bismar.(ANT-Z005)
"Hal itu terkait instruksi dari Pertamina pusat yang mencabut pengendalian bahan bakar minyak (BBM), dan menyalurkan secara normal kembali," kata Kepala Wira Penjualan Pertamina Depo Pulau Baai Bengkulu Misbah Bachori, Senin.
Ia mengatakan tujuan pengendalian BBM sebelumnya adalah untuk menjaga stok hingga akhir Desember 2012 yang jumlahnya sudah sangat minim.
Namun, melihat gejolak antrean panjang kendaraan di SPBU di beberapa daerah di Tanah Air, maka Pertamina pusat mengevaluasi atas kebijakan pengendalain tersebut.
Khusus untuk Bengkulu, stok premium mulai ditambah dari sebelumnya 580 kilo liter menjadi 700 kilo liter, dan jenis solar dari 180 kilo liter menjadi 310 kilo liter per hari.
"Kami sudah melakukan penambahan itu sejak tadi malam, dan dalam satu dua hari ini antrean panjang kendaraan di setiap SPBU akan habis," ujarnya.
Pantauan di lapangan, antrean kendaraan di Kota Bengkulu baik truk dan kendaraan umum mencapai ribuan meter, hal itu masih terjadi sejak pagi akibat BBM belum masuk, terutama di SPBu Pagar Dewa.
Akibat antrean panjang kendaraan tersebut pada Minggu (25/11) siang para sopir truk menyandra petugas SPBU Rawa Makmur, Kota Bengkulu melihat stok BBM solar di SPBU tersebut.
"Kami akan bertindak lebih keras bila setiap SPBU tetap menyatakan tankinya kosong BBM karena ada indikasi penimbunan," ujar seorang sopir, Bismar.(ANT-Z005)
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Awasi penyaluran BBM Subsidi di Sumsel, Pertamina dan Pemda sidak sejumlah SPBU
16 July 2026 7:51 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Polisi selamatkan 13 wisatawan tenggelam akibat kapal karam di Labuan Bajo
27 September 2026 17:13 WIB
Puluhan rumah di Pademangan terbakar, 380 jiwa kehilangan tempat tinggal
27 September 2026 12:26 WIB
Tim SAR gabungan cari nelayan hilang di perairan Kuala Tungkal Tanjabbar
27 September 2026 12:24 WIB
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB