Air bersih dipasok ke pedalaman Sumsel
Senin, 27 Agustus 2012 15:01 WIB
Sejak sumur warga kering hanya mengandalkan air galon isi ulang dari Palembang (Foto Antarasumsel.com/Nila Fu'adi)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Air bersih dari Kota Palembang dipasok ke pedalaman Sumatera Selatan terutama di kawasan Jalur yang merupakan daerah persawahan pasang surut, karena selama musim kemarau ini di daerah itu warganya kesulitan air bersih.
Hari (30) warga Jalur X, ketika ditemui di Pelabuhan Penyeberangan 16 Ilir Palembang, Senin mengatakan lebih sebulan mereka terpaksa membeli air galonan lebih banyak dari Palembang akibat hujan yang tak kunjung datang.
Sebelumnya mereka hanya membeli air isi ulang khusus untuk minum karena air sumur masih tersedia, namun sejak sumur kering kini terpaksa menyuplai puluhan galon tiap minggu.
Ia menjelaskan, saat ini lahan persawahan sebagian besar kering begitu juga dengan sumur milik warga.
Satu-satunya pasokan air bersih dibeli dari Palembang karena di daerah terdekat kondisinya tidak jauh berbeda.
Menurut dia, hujan yang tak kunjung datang membuat sejumlah warga di daerah itu hanya mengandalkan air bersih dari Palembang.
Pasokan air bersih itu biasanya seminggu sekali ke kawasan yang menjadi salah satu konsentrasi transmigrasi terluas di Sumatera Selatan itu.
Dia mengatakan, air bersih siap minum tersebut mereka beli Rp3.000 per galon isi 19 liter dari penjual di sekitar Pasar 16 Ilir.
Galon-galon air minum tersebut dibawa dengan menggunakan kapal kayu yang menjadi transportasi utama warga ke pedalaman Sumsel.
Marni (45) warga lainnya menambahkan terpaksa mengeluarkan dana lebih mahal karena harus membeli air bersih lebih banyak.
Hujan menjadi harapan mereka untuk mendapatkan air bersih. (Nila)
Hari (30) warga Jalur X, ketika ditemui di Pelabuhan Penyeberangan 16 Ilir Palembang, Senin mengatakan lebih sebulan mereka terpaksa membeli air galonan lebih banyak dari Palembang akibat hujan yang tak kunjung datang.
Sebelumnya mereka hanya membeli air isi ulang khusus untuk minum karena air sumur masih tersedia, namun sejak sumur kering kini terpaksa menyuplai puluhan galon tiap minggu.
Ia menjelaskan, saat ini lahan persawahan sebagian besar kering begitu juga dengan sumur milik warga.
Satu-satunya pasokan air bersih dibeli dari Palembang karena di daerah terdekat kondisinya tidak jauh berbeda.
Menurut dia, hujan yang tak kunjung datang membuat sejumlah warga di daerah itu hanya mengandalkan air bersih dari Palembang.
Pasokan air bersih itu biasanya seminggu sekali ke kawasan yang menjadi salah satu konsentrasi transmigrasi terluas di Sumatera Selatan itu.
Dia mengatakan, air bersih siap minum tersebut mereka beli Rp3.000 per galon isi 19 liter dari penjual di sekitar Pasar 16 Ilir.
Galon-galon air minum tersebut dibawa dengan menggunakan kapal kayu yang menjadi transportasi utama warga ke pedalaman Sumsel.
Marni (45) warga lainnya menambahkan terpaksa mengeluarkan dana lebih mahal karena harus membeli air bersih lebih banyak.
Hujan menjadi harapan mereka untuk mendapatkan air bersih. (Nila)
Pewarta :
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Kilang Plaju dan Dompet Dhuafa salurkan 75 ribu liter air bersih untuk korban gempa Sigi Sulteng
22 August 2026 12:52 WIB
BPBD kerahkan lima mobil tangki padamkan karhutla dua hektare di Desa Karang Raja Muara Enim
18 August 2026 19:58 WIB
BPBD Cilacap salurkan 1,18 juta liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan
09 August 2026 11:42 WIB
Manggala Agni tambah personel dan buat sumber air darurat tangani karhutla di OKI
07 August 2026 20:14 WIB