Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang, Sabtu atau sehari menjelang Lebaran menembus Rp120.000 per kilogram, padahal normalnya kisaran Rp80 ribu per kg.

"Sesuai prediksi harga daging sapi akan menembus Rp120.000 per kg, karena kemarin sudah menyentuh harga Rp115.000 per kilogram," kata Rosyad, pedagang di Pasar Km 5.

Ia menilai, kenaikan harga itu disebabkan sentimen pasar yang terlalu berlebihan mengingat stok dari agen cukup lancar.

"Sebenarnya bisa bertahan kisaran Rp115.000 per kilogram, tapi karena pengaruh banyak permintaan membuat pedagang menaikkan harga menjadi Rp120.000 per kilogram," ujarnya.

Menurut dia, puncak harga daging terjadi pada hari ini mengingat pada Lebaran akan bergerak ke harga normal.

"Hari ini merupakan "hari bermasak" kata orang Palembang jadi permintaan tergolong paling tinggi dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, ada pula warga yang sudah membeli pada beberapa hari sebelumnya yang kemudian diawetkan di lemari pendingin," kata dia.

Sementara, penurunan harga daging sapi mulai terasa di Pasar 26 Ilir sekitar pukul 11.00 wib.

Sejumlah pedagang mematok harga daging sapi kisaran Rp95.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

"Tadi pagi masih Rp110.000 tapi memasuki siang sejumlah pedagang memilih menurunkan harga agar stok segera habis," ujarnya.

Ia menambahkan, para pedagang berkeinginan segera pulang untuk mudik atau sekadar menyiapkan kebutuhan Lebaran.

"Sore nanti, bisa dipastikan para pedagang sudah pulang semua dan pembeli juga tidak ada lagi," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel Nasrun Umar mengatakan kenaikan harga daging sapi selama Lebaran mampu ditoleransi masyarakat karena berkisar 10-20 persen.


"Harga normal daging sapi kisaran Rp80.000 per kilogram, dan menjelang Lebaran mengalami kenaikan menjadi Rp100.000 hingga Rp110.000 per kilogram. Artinya kenaikan harga ini sudah sesuai prediksi berdasarkan pantauan rutin setiap tahun," katanya.(Dolly)