swIDch: Mengapa kartu tanpa nomor tak cukup untuk mengatasi penipuan pembayaran

5684 Views

Perusahaan rintisan keamanan siber Inggris, swIDch, mengumumkan teknologi alternatif untuk mengatasi pembatasan kartu tanpa nomor dengan menggunakan teknologi Dynamic Virtual PAN (primary account number)-nya, sehingga menciptakan lingkungan keamanan baru dalam proses pembayaran. (Antara/BUSINESS WIRE)

LONDON--(Antara/BUSINESS WIRE)-- Perusahaan rintisan keamanan siber Inggris, swIDch, mengumumkan teknologi alternatif untuk mengatasi pembatasan kartu tanpa nomor dengan menggunakan PAN (primary account number) dinamis, sehingga menciptakan lingkungan keamanan baru dalam proses pembayaran.

Mengeliminir nomor pada kartu pembayaran meningkatkan keamanan jika nasabah kehilangan kartu mereka. Bagaimanapun juga, para peretas bisa mengeksploitasi kelemahan melalui pembayaran daring.

Kartu tanpa nomor menjadi tren dalam keuangan digabungkan dengan pertumbuhan substansial layanan e-wallet. Kartu kredit Apple, GrabPay di Asia dan beberapa Fintech Eropa berencana meluncurkan produk tersebut dengan manfaat yang sama. Tujuan kartu tanpa nomor adalah untuk meningkatkan keamanan. Ia mengurangi risiko kehilangan informasi pribadi ketika kartu jatuh ke tangan yang salah. Tetapi, dalam hal pembayaran daring, kredensial nasabah masih beresiko menjadi sasaran penipuan CNP (Card Not Present). Ini karena informasi kartu nasabah bersifat statis.

Untuk pembayaran daring, nasabah seringkali diminta untuk menginput informasi kartu mereka. Bagi para pemegang kartu tanpa nomor, mereka bisa melihat nomor kartu mereka di Aplikasi penerbitnya. Dalam prosedur ini, PAN statis bisa dilihat oleh para peretas dan para pemegang kartu menjadi korban penipuan CNP. Konsekuensi lain dari menggunakan PAN statis adalah serangan BIN (Bank Identification Number) yang membiarkan para penjahat siber mengetahui nomor BIN dan secara sistematis menghasilkan nomor kartu yang valid.

Untuk menghindari penipuan CNP, penyedia e-wallet mengadopsi teknologi tokenisasi untuk mengganti data sensitif ke pembayaran online. Namun, hanya 35% dari pedagang online telah mengintegrasikan teknologi ini, dengan meninggalkan sisanya rentan terhadap penipuan CNP.

Sementara beberapa bank menggunakan kartu virtual sekali pakai sebagai solusi, biaya untuk mempertahankan layanan ini mahal. Bagaimana jika nasabah dapat menghasilkan kartu virtual dinamis tanpa koneksi internet untuk setiap transaksi online sehingga mengurangi biaya untuk bank?

swIDch telah memperkenalkan teknologi Dynamic Virtual PAN untuk bisnis yang menawarkan solusi kartu tanpa nomor. Teknologi paten ini adalah solusi keamanan CNP API lengkap yang menggantikan statis dengan PAN dinamis serta mengeliminir titik akses untuk peretas.

swIDch juga mengembangkan 'Kartu tampilan digital' yang diaktifkan secara biometrik yang menunjukkan nomor kartu dinamis untuk otentikasi. Kartu ini tidak memiliki baterai dan sebagai gantinya menggunakan sistem pemanenan energi untuk menarik daya dari perangkat NFC. Perusahaan tersebut berencana untuk meluncurkan kartu digital baru pada Juni 2020 dengan menggandeng produsen kartu.

Galeri Foto/ Multimedia Tersedia: https://www.businesswire.com/news/home/52201949/en

Kontak

swIDch Ltd.
Su Hyun Luquet
+44-7951-409-765
info@swidch.com

Sumber: swIDch Ltd.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta :
Editor : PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar