PWNU-Ansor Jateng gelar shalat gaib untuk KH Maimoen Zubair

id ansor jateng shalat gaib

Puluhan anggota GP Ansor Jawa Tengah melaksanakan shalat gaib untuk KH Maimoen Zubair. (Foto: Dokumentasai GP Ansor Jawa Tengah.)

Semarang (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah menggelar shalat gaib untuk almarhum Kiai Haji Maimoen Zubair yang wafat saat menunaikan ibadah haji di Kota Mekkah, Arab Saudi, pada hari ini pukul 04.17 waktu setempat.

Shalat gaib dilaksanakan di halaman kantor PWNU Jawa Tengah di Jalan Dr Cipto Nomor 180 Semarang, Selasa malam, dengan dihadiri Ketua PWNU Jateng KH Ahmad Muzammil, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Semarang Saiful Bahri.

Shalat gaib dan doa bersama juga diikuti oleh sejumlah kader GP Ansor PC Kota Semarang dari berbagai wilayah.

Ketua PWNU Jateng KH Ahmad Muzammil mengaku teringat dengan pesan Mbah Moen, sapaan akrab KH Maimoen Zubair, agar warga NU terus merawat hubungan baik dengan semua warga negara yakni hubungan antara nasionalis dan religius.

"Kalau religius-nasionalis ini bersatu maka Indonesia ini tetap kuat," katanya menirukan pesan dari Mbah Moen.

Menurut dia, kepergiaan Mbah Moen untuk selama-lamanya membuat umat Islam sangat merasa kehilangan sosok ulama besar yang kharimastik.

"Mari kita berdoa supaya Allah SWT memberikan pengganti yang terbaik lagi, mudah-mudahan kita bisa meneruskan perjuangan beliau mempertahankan ajaran Aswaja dan NKRI," ujarnya.

Ketua PW GP Ansor Jateng Sholahuddin Aly menambahkan wafatnya Mbah Moen merupakan duka mendalam, tidak hanya bagi warga Jateng, GP Ansor dan NU, namun semua anak bangsa.

"Maka cara yang dilakukan tak ada yang lain adalah mendoakan beliau," katanya.

Selama ini, lanjut Gus Sholah, Mbah Moen dikenal sebagai ulama panutan dan seorang kiai sepuh yang terdepan dalam memberikan "hujjah"dan tak henti-hentinya menguatkan GP Ansor tentang pentingnya cinta tanah air.

Ia menilai wafatnya Mbah Moen di Mekkah, telah sesuai harapan dan doa beliau, namun sebagai santri, dirinya merasa sangat kehilangan.

Baca juga: Pemuda NU Tasikmalaya shalat gaib dan tahlil untuk Mbah Moen
Baca juga: Amirul Hajj ajak muslimin shalat gaib atas wafatnya Mbah Moen
Baca juga: PPP minta kader Shalat Gaib untuk KH Maimun "Mbah Moen" Zubair

 

Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar